Velda Leona Dewi
Sekolah Kajian Stratejik dan Global

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konflik ideologi dan sosiologi urban sebagai invitasi terorisme di Prancis Velda Leona Dewi; Puguh Sadadi
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 4 (2021): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020211226

Abstract

Komunitas Prancis saat ini terbentuk dengan adanya pengalaman historis berupa kolonisasi di Afrika dan memberikan timbal balik bagi Prancis saat ini, secara positif maupun negatif. Salah satu dampak yang dikategorikan sebagai dampak negatif oleh penduduk Prancis adalah imigran yang mulai berdiaspora. Selain secara historis, posisi geografis Prancis juga mendukung adanya penyebaran imigran hingga saat ini. Persebaran imigran yang memiliki latar belakang agama dan budaya yang berbeda memicu xenophobia dan perilaku berbeda terhadap ras lain atau rasisme. Perilaku ini semakin diperkeruh dengan isu-isu ketenagakerjaan dengan anggapan imigran mengambil lapangan pekerjaan masyarakat Prancis. Di sisi lain, komunitas imigran tidak dapat berakulturasi karena tidak mampu menerima idelogi Prancis. Liberté (kebebasan) dan Laïcité (sekularisme) adalah bagian dari ideologi nasional Prancis. Adanya konflik ideologi dan pola sosiologi urban di Prancis mengundang terorisme untuk terjadi di dalam Prancis, sebagai bentuk aksi reaksi atas konflik yang terjadi di antara dua komunitas yang tidak dapat membaur. Artikel ini bertujuan untuk meneliti bagaimana konflik ideologi dan sosiologi urban mempengaruhi tingkat terorisme di Prancis serta mengungkapkan mengapa Prancis menjadi target dari terorisme di Uni Eropa.