Drs. Sai’in Yatim
SMA Negeri 4 Pasuruan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatkan Hasil Belajar PKn Melalui Model Discovery Learning Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 4 Pasuruan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019 Drs. Sai’in Yatim
Wahana Kreatifitas Pendidik (WKP) Vol 3 No 2 (2020): Volume 3 No.2 Tahun 2020
Publisher : Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.222 KB)

Abstract

Hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn masih rendah, khususnya siswa kelas XI IPS 1. Pada hasil penilaian harian pada materi pembelajaran Perkembangan demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara semester 1, tahun pelajaran 2018/2019 di SMA Negeri 4 Pasuruan, yang memuat materi Perkembangan demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara terlihat bahwa, dari 34 Siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM 70 sebanyak 23 orang atau sebanyak 68%, belum tuntas, siswa yang mendapatkan nilai di atas atau sama dengan 70 sebanyak 11 orang atau sebanyak 32% yang tuntas. Di kelas XI IPS 1, SMA Negeri 4 Pasuruan, selain masalah hasil belajar yang masih rendah, terdapat pula kendala dalam proses pembelajaran.. Model pembelajaran Discovery Learning Model pembelajaran penemuan (discovery learning) diartikan sebagai proses pembelajaran yang terjadi ketika siswa tidak disajikan informasi secara langsung tetapi siswa dituntut untuk mengorganisasikan pemahaman mengenai informasi tersebut secara mandiri. Siswa dilatih untuk terbiasa menjadi seorang yang saintis (ilmuan). Hasil penilaian harian siswa pada siklus I ini banyak siswa yang belum tuntas dari 34 Siswa hanya ada 76% siswa yang mendapat nilai antara 70-90 atau sebanyak 25 siswa yang mendapat nilai diatas KKM (70) dan dinyatakan tuntas, sedangkan 24% siswa mendapat nilai diantara 50-60 atau sebanyak 8 siswa yang mendapat nilai di bawah KKM (70) dan dinyatakan tidak tuntas, sedangkan hasil penilaian harian siklus II menyatakan bahwa dari 34 Siswa presentase ketuntasan adalah 94% siswa yang mendapat nilai sama atau di atas KKM (70) atau sebanyak 32 siswa yang mendapat nilai diantara 70-100 dan dinyatakan tuntas sedangkan 6% siswa mendapat dinilai dibawah KKM (70) atau sebanyak 2 siswa yang mendapat nilai 60 dan dinyatakan tidak tuntas.