Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INTERFERENSI DALAM CERPEN DI LAMPUNG POST Ratih Rahayu
Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Madah
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31503/madah.v7i2.58

Abstract

This study attempts to observe the interferences that occur in short stories published in Lampung Post 2010. Various factors that cause interferences in the short stories would be the problems discussed in this study. The use of Indonesian in the short stories fulfilled with the interferences of English and the local languages (Java, Lampung, and Palembang). Interferences occur at the level of morphological, lexical and syntactic. Based on the data, it can be concluded that the interferences are caused by several factors, including bilingualism of authors of the short stories, avoidance of using same words over and over, prestige, lack of fidelity to the language. In addition to, the elements of English and the local languages used are shorter than the elements of Indonesian language and there is no equivalent words in Indonesian.
Peran Media Massa dalam Rangka Pembinaan Bahasa dan Sastra Indonesia Ratih Rahayu
Kelasa Vol 13, No 2 (2018): Kelasa
Publisher : Kantor Bahasa Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/kelasa.v13i2.71

Abstract

The study of the role of mass media as one of the supporters of efforts to foster Indonesian language and literature needs to be done so that its role can be known and its success rate can be evaluated. The method used in this study is a qualitative research method with a descriptive approach. The data collection technique is indirect interviews with staff of twenty Kantor and Balai Bahasa in Indonesia. Of the twenty Kantor and Balai Bahasa that were recorded, it was found that only two Kantor Bahasa had not cooperated with any mass media. There are three Kantor and Balai Bahasa that have collaborated with print and electronic media, namely the Balai Bahasa Kalimantan Barat, Balai Bahasa Riau, and Kantor Bahasa Lampung. Of the twenty Balai and Kantor Bahasa, there are 14 Balai and Kantor Bahasa that have collaborated with radio, both RRI and other private radios. The role of mass media as one of the supporters of efforts to foster Indonesian language and literature has been felt by the community. AbstrakPengkajian peran media massa sebagai salah satu pendukung upaya pembinaan bahasa dan sastra Indonesia perlu dilakukan agar dapat diketahui bagaimana perannya serta dapat dievaluasi tingkat keberhasilannya. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara tidak langsung dengan staf dua puluh balai dan kantor bahasa yang ada di Indonesia. Dari dua puluh balai dan kantor bahasa yang terdata diketahui hanya dua kantor bahasa yang belum menjalin kerja sama dengan media massa apa pun. Ada tiga balai dan kantor bahasa yang telah menjalin kerja sama dengan media cetak dan elektronik, yaitu Balai Bahasa Kalimantan Barat, Balai Bahasa Riau, dan Kantor Bahasa Lampung. Julah Kantor dan balai bahasa di Indonesia ada dua, tetapi hanya 14 balai dan kantor yang telah bekerja sama dengan radio, baik RRI maupun radio swasta lainnya. Peran media massa sebagai salah satu pendukung upaya pembinaan bahasa dan sastra Indonesia telah cukup dirasakan masyarakat. 
Pelaksanaan Mulok Bahasa Lampung dalam Upaya Pelestarian Bahasa Lampung di Kabupaten Lampung Selatan Ratih Rahayu
Kelasa Vol 15, No 1 (2020): Kelasa
Publisher : Kantor Bahasa Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/kelasa.v15i1.90

Abstract

This study describes the conditions of the implementation of the Lampung language mulok in the effort to preserve the Lampung language and what efforts have been made by the local government in the context of their development and development. This study was conducted in South Lampung Regency. The results of this study are expected to be useful to find out the conditions of the implementation of the Mulok Lampung language in South Lampung Regency and what efforts have been made by the local government in the context of fostering regional languages. Based on the results of the study it can be concluded that the Mulok language in Lampung has sufficiently increased students 'positive attitudes towards regional languages as well as increasing students' knowledge and skills. However, the implementation of the Lampung language mulok in South Lampung Regency experienced several obstacles that needed improvement in several parts. Lampung language teaching as a local content that aims for students to have basic knowledge and skills to communicate using language that is good and right in accordance with the language and spelling of Lampung needs to be improved through curriculum improvement and improving the quality and welfare of teachers. AbstrakKajian ini menjabarkan kondisi pelaksanaan mulok bahasa Lampung dalam upaya pelestarian bahasa Lampung serta upaya apa yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam rangka pembinaan dan pengembangannya. Kajian ini dilaksanakan di Kabupaten Lampung Selatan. Hasil kajian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk mengetahui kondisi pelaksanaan mulok bahasa Lampung di Kabupaten Lampung Selatan serta upaya apa saja yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah dalam rangka pelestarian bahasa daerah. Berdasarkan hasil kajian maka dapat disimpulkan bahwa mulok bahasa Lampung telah cukup meningkatkan sikap positif siswa terhadap bahasa daerah juga menambah pengetahuan dan keterampilan peserta didik. Namun demikian, pelaksanaan mulok bahasa Lampung di Kabupaten Lampung Selatan mengalami beberapa kendala yang perlu perbaikan di beberapa bagian. Pengajaran bahasa Lampung sebagai mulok yang bertujuan agar peserta didik memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar berkomunikasi menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai dengan lafal dan ejaan bahasa Lampung perlu ditingkatkan melalui perbaikan kurikulum dan peningkatan kualitas serta kesejahteraan guru.