- Sarwono
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MOTIF KAWUNG SEBAGAI SIMBOLISME BUSANA PARA ABDI DALAM WAYANG KULIT PURWO GAYA SURAKARTA (SIMBOLISM MOTIVE KAWUNG OF FASHION COMUNITY ON WAYANG KULIT PURWA SURAKARTA STYLE) Sarwono, -
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 6, No 2 (2005)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v6i2.722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang latar belakang budaya dalam penggunaan motif Kawung, jenis-jenisnya, makna simbolisme serta keterkaitan status, kedudukan dan karakter tokoh abdi dalemdalem wayang kulit purwa gaya Surakarta, dan penelitian ini berbentuk kualitatif dengan pendekatan hemeneutik untuk menghasilkan berbagai interpretasi. Sumber data berupa penjelasan dari informan tentang karya seni batik dan pewayangan, peristiwa seni pertunjukan, arsip dan dokumen. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, serta untuk mendapatkan validitas data, maka dilakukan triangulasi data. Semua informasi yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan cara analisis interaktif. Hasil penelitian diperoleh bahwa; surutnya kekuasaan secara politik dan ekonomi mengakibatkan pengembangan budaya keraton sebagai sarana legitimasi kekua-saan raja dalam masyarakat pendukungnya. Sehingga seni busana keraton juga termanifestasi ke dalam wujud busana wayang kulit purwa gaya Surakarta. Salah satu wujud busana tersebut berupa motif batik Kawung yang digunakan oleh para abdidalem dalam pewayangan. Tiap-tiap jenis motif Kawung memiliki makna simbolisme sesuai setatus, kedudukan serta karakter dari tiap-tiap tokoh wayang tersebut.Kata Kunci: Batik, Motif Kawung, Wayang, Simbolisme.
MOTIF KAWUNG SEBAGAI SIMBOLISME BUSANA PARA ABDI DALAM WAYANG KULIT PURWO GAYA SURAKARTA (SIMBOLISM MOTIVE KAWUNG OF FASHION COMUNITY ON WAYANG KULIT PURWA SURAKARTA STYLE) Sarwono, -
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 6, No 2 (2005)
Publisher : Department of Drama, Dance and Music, FBS, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v6i2.722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang latar belakang budaya dalam penggunaan motif Kawung, jenis-jenisnya, makna simbolisme serta keterkaitan status, kedudukan dan karakter tokoh abdi dalemdalem wayang kulit purwa gaya Surakarta, dan penelitian ini berbentuk kualitatif dengan pendekatan hemeneutik untuk menghasilkan berbagai interpretasi. Sumber data berupa penjelasan dari informan tentang karya seni batik dan pewayangan, peristiwa seni pertunjukan, arsip dan dokumen. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, serta untuk mendapatkan validitas data, maka dilakukan triangulasi data. Semua informasi yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan cara analisis interaktif. Hasil penelitian diperoleh bahwa; surutnya kekuasaan secara politik dan ekonomi mengakibatkan pengembangan budaya keraton sebagai sarana legitimasi kekua-saan raja dalam masyarakat pendukungnya. Sehingga seni busana keraton juga termanifestasi ke dalam wujud busana wayang kulit purwa gaya Surakarta. Salah satu wujud busana tersebut berupa motif batik Kawung yang digunakan oleh para abdidalem dalam pewayangan. Tiap-tiap jenis motif Kawung memiliki makna simbolisme sesuai setatus, kedudukan serta karakter dari tiap-tiap tokoh wayang tersebut.Kata Kunci: Batik, Motif Kawung, Wayang, Simbolisme.