Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Media Wisata

PENGEMBANGAN PARIWISATA DI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENYONGSONG ABAD XXI : Strategi Dalam Mewujudkan Ketahanan Sosial Budaya Saryani, Saryani
Wahana Informasi Pariwisata : MEDIA WISATA Vol 2, No 1 (2003)
Publisher : STP AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam tulisan ini memadukan penelusuran empirik terhadap proses kebijakan untuk menghasilkan beberapa temuan yang relevan dengan sasaran kebijakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata dapat mendorong terwujudnya keuletan dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi dan mengatasi tantangan dan hambatan. Strategi dan implikasi kebijakan pengembangan pariwisata dapat meningkatkan pendapatan daerah, swasta, dan masyarakat. Kedua, hasil analisis ini memberi gambaran bahwa strategi dan implikasi kebijakan pengembangan pariwisata dapat mewujudkan ketahanan sosial budaya dalam masyarakat berbangsa dan bernegara.
PENGEMBANGAN PARIWISATA DI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENYONGSONG ABAD XXI : Strategi Dalam Mewujudkan Ketahanan Sosial Budaya Saryani, Saryani
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 2, No 1 (2003)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v2i1.69

Abstract

Dalam tulisan ini memadukan penelusuran empirik terhadap proses kebijakan untuk menghasilkan beberapa temuan yang relevan dengan sasaran kebijakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata dapat mendorong terwujudnya keuletan dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi dan mengatasi tantangan dan hambatan. Strategi dan implikasi kebijakan pengembangan pariwisata dapat meningkatkan pendapatan daerah, swasta, dan masyarakat. Kedua, hasil analisis ini memberi gambaran bahwa strategi dan implikasi kebijakan pengembangan pariwisata dapat mewujudkan ketahanan sosial budaya dalam masyarakat berbangsa dan bernegara.
DASAR PEMIKIRAN FILSAFATI PENGAMBANGAN DAERAH PARIWISATA Saryani, Saryani
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 2, No 2 (2004)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v2i2.21

Abstract

Speaking about tourisme it needs to look the global correlation that the object and tourist. Infrastructure is needed for both. The negative and positive effect found in tourisme developing. That is why the does have to pay more attention in constructing beetwen tourisme and human sourounding and the creative.
HUBUNGAN PARIWISATA DAN PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Saryani, Saryani
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 13, No 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v13i2.135

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara pariwisata dan perubah anperilaku masyarakat khususnya perubahan perilaku dalam bidang pendidikan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan menggunakan metode pengumpulan data, wawancara dengan informan, dan data sekunder dengan membaca buku-buku yang relevan. Adapun di dalam menganalisan penelitian ini menggunakan metode kualitatif diskriptif. Dalam kegiatan pariwisata pada dasarnya akan mempertemukan dua atau lebih kebudayaan yang berbeda. Pertemuan antar manusia dengan latar belakang berbeda akan menghasilkan berbagai proses perubahan. Perubahan dalam nilai, sikap dan perilaku yang disebabkan adanya tuntutan kondisi lingkungan yang ada. Kegiatan pariwisata akan berhasil dengan baik disamping ditopang oleh daya tarik wisata yang memesona juga tersedianya sumber daya manusia yang mengelola daya tarik tersebut. Seiring dengan majunya pariwisata di Yogyakarta, maka kebutuhan sumber daya manusia pariwisata yang profesional, yang terdidik, terlatih dan terampil, tidak dapat dihindarkan. maka menjadi peluang dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas semakin besar. Kondisi ini berpengaruh terhadap keberadaan lembaga pendidikan tinggi pariwisata, dan ini dibuktikan dengan minat calon mahasiswa yang menginginkan mempelajari bidang pariwisata.