This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sitakara
Mainur Mainur
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBELAJARAN MENGGAMBAR ILUSTRASI LINGKUNGAN SEKOLAH MENGGUNAKAN MEDIA PENSIL WARNA PADA KELAS X SMK NEGERI 1 PALEMBANG Ade Putri Andriani; Mainur Mainur
Jurnal Sitakara Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v2i1.867

Abstract

Abstrak Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pembelajaran menggambar ilustrasi lingkungan sekolah menggunakan media pensil warna pada kelas X SMK Negeri 1 Palembang. Pembelajaran merupakan segala upaya yang dilakukan oleh guru (pendidik) agar terjadi proses belajar pada diri murid. Gambar ilustrasi merupakan gambar yang berfungsi sebagai pelengkap cerita, karangan, atau naskah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pembelajaran menggambar ilustrasi lingkungan sekolah menggunakan media pensil warna pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Palembang.Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru seni budaya kelas X dan siswa kelas X.AP.3 dengan jumlah 27 orang yang terdiri dari 20 orang perempuan dan 7 orang laki-laki. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data observasi, teknik analisis data wawancara, teknik analisis data dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggambar ilustrasi lingkungan sekolah menggunakan media pensil warna pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Palembang berjalan dengan “baik”. Hal ini dapat dilihat dari nilai observasi guru seni budaya dengan jumlah nilai 27 pada interval 24-30. Sedangkan data nilai evaluasi siswa berdasarkan nilai tugas praktik menggambar ilustrasi lingkungan sekolah menggunakan media pensil warna memperoleh nilai tertinggi yaitu  15 siswa yang termasuk dalam kategori nilai “baik”, dan 12 siswa termasuk dalam kategori nilai “cukup”, dan rata-rata keseluruhan nilai evaluasi siswa tersebut adalah 24,25. Kata Kunci: Menggambar Ilustrasi, Media Pensil Warna
MOTIF BUNGO PACIK PADA TENUNAN SONGKET PALEMBANG Mainur Mainur
Jurnal Sitakara Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v3i1.1536

Abstract

ABSTRAKPada dasarnya motifbungo pacik tenun songket Palembang sama seperti tenun songket motif lainnya memiliki pakem yang sudah ditentukan dalam pembuatannya berupa unsur motif inti seperti tretes, tali air, ombak-ombak, patah beras, umpak pangkal, umpak tengah, umpak ujung, batang badan,pucuk rebung dan lain-lain; yang membedakan adalah motif menjadi nama dari tenun songket tersebut digunakan sebagai identitas dari si pemakai itu sendiri. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, untuk mengetahui, mengenali berbagai macam ragam motif songket Palembang, khususnyamotif bungo pacik pada tenun songket Palembang. Ada lima indikator dalam unsur – unsur seni rupa yang terdapat dalam bentuk motif songket bungo pacik diantaranya unsur titik terdapat dalam bentuk motif bungo pacik berada di bagian tepi pinggir badan kain pada motif tretes tepatnya di bawah motif tretes itu sendiri. Unsur garis dibagian tengah ditepi pinggir kain dengan sebutan motif tali air. Unsur bidang memiliki lima bidang yakni bidang; atas, bawah, tengah, kiri, dan bidang kanan. Unsur ruang terdapat di bagian tengah bentuk kain songket tersebut serta didalamnya terdapat motif bungo pacik dan bungo jantung emas kecil. Unsur warnanya memiliki tiga unsur warna yakni warna dasar merah, warna pada setiap unsur motif yang berwarna putih dari benang kapas putih yang didominankan, dan warna emas pada motif bungo jantung emas kecil hanya sedikit hiasan pada motif songketbungo pacik.  Kata Kunci : Motif Bungo Pacik, Songket, Palembang.
SENI UKIR KHAS PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN Mainur Mainur
Jurnal Sitakara Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v1i1.709

Abstract

Penelitian ini berisi tentang Seni Ukir khas Palembang Provinsi Sumatera Selatan. Penulisan ini bertujuan untuk mengembangkan dan memberikan wawasan serta informasi tentang ukiran khas Palembang. Dalam kajian Budaya Nusantara, ukiran khas Palembang ini tergolong ukiran yang keberadaannya sangat banyak diminati masyarakat di Daerah Sumatera Selatan khususnya kotamadya Palembang. Oleh karenanya Keberadaan ukiran khas Palembang di sini diurai secara ringkas dan dipaparkan secara Interaktif Kualitatif. Dari hasil analisis serta data observasi yang didapat dari seni ukir khas Palembang yaitu antara lain; Pemaparan mengenai Latar Belakang Seni Ukir Palembang, asal mula sejarah ukiran khas Palembang, dilanjutkan pemaparan tentang struktur mengenai sebuah Usaha Toko “Al-Ihsan” secara turun temurun, serta beberapa jenis motif ukiran khas Palembang.
PEMBELAJARAN MEMBUAT RAGAM HIAS MENGGUNAKAN MEDIA BAMBU DENGAN METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 TALANG KELAPA Lili Purnama Sari; Mainur Mainur
Jurnal Sitakara Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v2i2.1192

Abstract

ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pembelajaran membuat ragam hias menggunakan media bambu dengan metode demonstrasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Talang Kelapa? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan pembelajaran membuat ragam hias menggunakan media bambu dengan metode demonstrasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Talang Kelapa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.3 SMP Negeri 1 Talang Kelapa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pembelajaran membuat ragam hias menggunakan media bambu menggunakan media bambu dapat berjalan dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan aktivitas guru pada pertemuan II adalah 90%. Hasil observasi di SMP Negeri 1 Talang Kelapa, baik kepada guru dan siswa di dalam kegiatan proses pembelajaran di kelas berjalan dengan lancar dan terjalin komunikasi dua arah antara guru dan siswa. Berdasarkan hasil penilaian observasi siswa diperoleh rata-rata aktivitas siswa pada pertemuan II sebesar 95,83%. Dengan demikian, proses pembelajaran pada pertemuan II diperoleh temuan bahwa metode demonstrasi yang digunakan oleh guru sudah optimal diserap oleh siswa. Penerapan metode demonstrasi memberikan dampak yang positif terhadap pembelajaran, karena siswa memperoleh pemahaman materi tentang cara membuat ragam hias menggunakan media bambu. Dengan demikian, siswa mendapatkan gambaran yang jelas tentang materi pelajaran khususnya tentang cara membuat ragam hias menggunakan media bambu. Selain itu, hasil tes unjuk kerja siswa dalam membuat ragam hias menggunakan media bambu dengan metode demonstrasi sebesar 80,83 sedangkan KKM yang ditetapkan di sekolah sebesar 75,00. Artinya pembelajaran membuat ragam hias menggunakan media bambu dengan metode demonstrasi di kelas VII SMP Negeri 1 Talang Kelapa dikatakan berhasil. Hasil wawancara yang dilakukan kepada siswa kelas VII.3 SMP Negeri 1 Talang Kelapa diketahui bahwa siswa sangat menyenangi pembelajaran seni budaya, khususnya dalam menggambar ragam hias menggunakan media bambu dan juga sangat menyenangi guru dalam menjelaskan materi pelajaran.Kata Kunci: ragam hias, media bambu, metode demonstrasi