This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sitakara
Decky Kunian
Dosen FKIP Universitas PGRI Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ESTETIKA MOTIF NAGO BESAUNG PADA KAIN SONGKET PALEMBANG Decky Kunian
Jurnal Sitakara Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v5i1.3529

Abstract

Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keindahan motif Nago Besaung pada kain songket palembang. Melalui  teori Monroe Beardsley yang menjelaskan “ada 3 (tiga) ciri yang menjadi sifat-sifat membuat baik/indah dari benda-benda estetis yaitu: unity, penerapan motif nago besaung dalam penataanya menimbulkan harmonisasi ketika deretan motif pokok dan motif pengisi, serta motif isen yang berada pada satu bidang motif yang berada pada badan kain. Selain itu motip-motip pengisi yaitu motif bungo mawar dan motif bungo melati ini berfungsi sebagai penguat atau penegasan entetitas terhadap motif pokoknya yang diatur sedemikian rupa sehingga memiliki nilai estetis. Sedangkan motif isen memberikan penegasan yang kuat yang lebih mengarah kepada kompleksitas dan estetis. Complexity tampak pada tahap menenun kain dasar dengan konstruksi tenunan rata atau polos dan tahap menenun bagian ragam hias yaitu menenun motif nago besaung itu sendiri yang merupakan bagian tambahan dari benang pakan, dengan demikian kerumitannya pun sudah bisa dirasakan. Serta intensity tampak terlihat secara visual dimana bentuk motif nago besaung menampilkan tingkat kesungguhan yang tinggi yang ditunjukkan dalam tingkat kreativitasnya dengan menerapkan berbagai motif (pokok, pengisi, dan isen) yang dikomposisikan sedemikian rupa sehingga akan tampak keharmonisan di dalamnya serta kesungguhan yang dapat dirasakan dari emosional/rasa yang menampilkan sejumlah motif baik motif pokok maupun motif pengisi yang merefleksikan nilai atau makna kehidupan sosial masyarakat Palembang. Kata Kunci, Estetika, Motif Nago Besaung, Songket Palembang
SIMBOLISASI ORNAMEN NAGA PADA PEMBATAS JALAN DI PALEMBANG Decky Kunian; A. Heryanto
Jurnal Sitakara Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v6i1.5287

Abstract

Naga dihadirkan dalam intisari kehidupan masyarakat Palembang yang dipercayai membawa unsur kebaikan dalam berkehidupannya. Semua diyakini karena memang telah berakar dan membudayanya pengetahuan dan pemahaman terhadap naga tersebut. Sehingga keberadaan naga sering dijumpai hingga saat ini termasuk pada pembatas jalan ditengah-tengah kota Palembang yang meyakini bahwa naga memiliki makna simbolis makhluk sebagai penyelamat dan penjaga bumi, sebagai lambang kesuburan karena menjaga keseimbangan air. Maka tidaklah heran jika naga yang sarat dengan arti simbolis yang kemudian masyarakat Palembang menerapkannya karena mengganggap naga sebagai lambang yang memiliki nilai-nilai magis, spiritual, kebaikan, perlambang kemakmuran, dan kebijaksanaan, serta naga sebagai sumber pembawa unsur kebaikan dalam kehidupan masyarakat Palembang.