Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Menjadi Aktif, Kreatif, Dan Mandiri Bersama Anak Rumah Yatim Dhuafa Raydha Aulia Annisa Zahra Amalina; Lukman Fahmi Hidayat; Lulu Maesaroh; Muhammad Azhari Samudra; Sri Rahayu
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i1.17863

Abstract

Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat Mahasiswa (PKM) ini adalah untuk mengembangkan potensi dan wawasan selama pandemi Covid-19 bersama anak-anak Panti Asuhan Dhuafa Raydha Aulia, Jl. Kesadaran II, Pd. Petir, Kec. Bojongsari, Depok, Tangerang Selatan. Metode kegiatan ini adalah dengan mengunjungi Panti Asuhan Dhuafa Raydha Aulia dan mengadakan beberapa kegiatan belajar-bermain untuk mengisi waktu luang anak-anak sehingga mereka dapat bersemangat untuk berpartisipasi dalam pembelajaran online selama pandemi Covid-19. Hasil dari kegiatan ini adalah anak-anak yang mengikuti kegiatan ini menjadi lebih aktif dalam belajar, menjadi lebih kreatif dengan ide-ide mereka dengan menghasilkan kreasi atau kerajinan, dan juga lebih mandiri karena mampu melakukan tugas dan berani mengekspresikan pendapatnya. Sehingga ke depan anak-anak diharapkan lebih percaya diri dengan potensinya. Kata Kunci: Belajar, Keaktifan, Kreativitas, Kemandirian The purpose of this Student Community Service (PKM) is to develop potential and insight during the Covid-19 pandemic with the children of the Dhuafa Raydha Aulia Orphanage, Jl. Kesadaran II, Pd. Petir, Kec. Bojongsari, Depok, Tangerang Selatan. The method of this activity is to visit the Dhuafa Raydha Aulia Orphanage House and hold several learning-play activities to fill the children's free time so they can get excited about participating in online learning during the Covid-19 pandemic. The result of these activities is that children who take part in this activity become more active in learning, become more creative with their ideas by producing creations or crafts, and are also more independent because they are able to do assignments and dare to express their opinions. So that in the future the children are expected to be more confident with their potential.Keywords: Learning, Activeness, Creativity, Independence
MOTIVATION OF VOCATIONAL STUDENTS TO CONTINUE COLLEGE TO HIGHER EDUCATION AT SMK FAJAR TUGU LELE BABAKAN CISEENG BOGOR Sri Rahayu; Jumino Jumino; Edi Mulyanto; Ade Holisoh; Tutug Srijatmiko
Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): Pekodimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.651 KB)

Abstract

ABSTRAK\Ada beberapa faktor yang mempengaruhi minat peserta didik untuk melanjutkan pendidikan tinggi, diantaranya: Motivasi Motivasi adalah suatu perubahan energi dalam pribadi seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan (afektif) dan reaksi untuk mencapai tujuan Sebelum timbul minat terdapat motif dan motivasi. Motif adalah penggerak dari dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitasaktivitas tertentu untuk mencapai tujuan tertentu. , motivasi diartikan juga sebagai karakteristik psikologi manusia yang memberi kontribusi pada tingkat komitmen seseorang. Motivasi dapat dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri peserta didik yang menimbulkan kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai. Motivasi mempunyai peranan besar dalam keberhasilan seseorang. Sasaran kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ( PKM ), ini adalah dengan mengajak para pesrta untuk mengikuti Penyuluhan dengan tema “Penyuluhan Minat para siswa untuk melajutkan kuliah ke perguruan tinggi di SMK Fajar tugu lele ciseeng bogor. 
Implikasi Hak Cipta terhadap Distribusi dan Akses Buku Elektronik di Era Digital Nurul Farida; Sri Rahayu
Doktrin:Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/doktrin.v1i4.1548

Abstract

The world of knowledge and technology continues to develop rapidly, especially in the current digital era, which allows works that were previously in physical form to switch to digital form. This research aims to gain an understanding of the legal protection of copyrighted works in the digital era and the role of the government in dealing with the problem of copying copyrighted works. In this research, the juridical normative method is used; Copyright consists of moral and economic rights, and to use the economic rights of a work, the copyright holder must be permitted. Nevertheless, copyright laws need to be strengthened, especially to stop e-book piracy.
Analisis Statitiska Perbedaan Jam Tidur Laki – Laki vs Perempuan dengan Bantuan Software JASP dan Menggunakan Uji T Sampel Rahman Suprapto Putra; Laura Salsabila; Sri Rahayu; Perani Rosyani
AI dan SPK : Jurnal Artificial Intelligent dan Sistem Penunjang Keputusan Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal AI dan SPK : Jurnal Artificial Inteligent dan Sistem Penunjang Keputusan
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya durasi jam tidur merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi manusia, karena dapat memberikan efek agar tetap produktivitas, tetap fokus, dan agar terhindar dari bebagai macam penyakit. Penelitian ini ingin menganalisis bagaimana perbedaan durasi jam tidur pada dua kelompok yaitu antara Laki-laki dan Perempuan, dengan cara membandingkan rata-rata (mean) dari masing-masing kelompok. Dengan pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner melalui google forms, yang berhasil mendapatkan 36 reponden. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan bantuan software JASP dan menggunakan Uji T Sampel Independen (Independent Sample T-Test), Uji Asumsi (Assumption Checks), dan statistik desktiptive. JASP (Jeffrey’s Amazing Statistic Program) hadir sebagai perangkat lunak statistik open-source yang menawarkan fitur serupa dengan SPSS, namun dengan akses gratis dan lebih fleksibel. Program ini dikembangkan oleh University of Amsterdam dan mendukung berbagai metode analisis statistik, baik dalam pendekatan klasik maupun Bayesian. Dengan antarmuka yang ramah pengguna, JASP menjadi solusi tepat bagi mahasiswa dan akademisi dalam melakukan analisis data tanpa kendala biaya.
THE ANALYSIS OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) USAGE PHENOMENA IN ONLINE DISCUSSIONS OF ECONOMIC EDUCATION STUDENTS Lodya Sesriyani; Sri Rahayu
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v6i2.11316

Abstract

ABSTRACT The rapid integration of Artificial Intelligence (AI) in the higher education ecosystem poses new challenges to the originality of thought and students' cognitive processes. While AI offers efficiency, its unregulated use has the potential to degrade critical inquiry skills, particularly in courses demanding a profound understanding of human behavior. This study aims to analyze the phenomenon of AI usage among second-semester students in the Economic Education Study Program, specifically within the "Human Development" course. A descriptive qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected from 32 discussion transcripts on the Mentari platform and validated through time-stamp analysis and in-class cross-verification (member checking). The findings reveal that 87.5% of students utilized AI to complete their discussion assignments, characterized by high linguistic homogeneity, formal-synthetic syntax, and a lack of contextual reflection. Empirical evidence shows a significant "knowledge-wisdom gap," where students produce sophisticated text without conceptual mastery. The study concludes that AI dependency at UNPAM has created an "academic facade," shifting the learning process from reflective inquiry to automated task completion. It is recommended that lecturers redesign discussion prompts into "AI-proof" assignments that prioritize local context and personal reflection to restore pedagogical integrity in the digital era. Keywords: artificial intelligence; development of learners; economic education; mentari unpam; online learning ABSTRAK Pesatnya integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam ekosistem pendidikan tinggi membawa tantangan baru terhadap orisinalitas pemikiran dan proses kognitif mahasiswa. Meskipun AI menawarkan efisiensi, penggunaannya yang tidak teregulasi berpotensi mendegradasi kemampuan inkuiri kritis, terutama dalam mata kuliah yang menuntut pemahaman mendalam mengenai perilaku manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena penggunaan AI di kalangan mahasiswa semester dua Program Studi Pendidikan Ekonomi, khususnya pada mata kuliah "Perkembangan Peserta Didik". Pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dari 32 transkrip diskusi di platform Mentari dan divalidasi melalui analisis time-stamp serta verifikasi silang di dalam kelas (member checking). Temuan menunjukkan bahwa 87,5% mahasiswa menggunakan AI untuk menyelesaikan tugas diskusi mereka, yang ditandai dengan homogenitas linguistik yang tinggi, sintaksis formal-sintetis, dan kurangnya refleksi kontekstual. Bukti empiris menunjukkan adanya celah pengetahuan-kebijaksanaan (knowledge-wisdom gap) yang signifikan, di mana mahasiswa menghasilkan teks yang canggih tanpa penguasaan konsep. Penelitian menyimpulkan bahwa ketergantungan pada AI di UNPAM telah menciptakan fasad akademik, mengubah proses belajar dari inkuiri reflektif menjadi penyelesaian tugas otomatis. Disarankan agar dosen merancang ulang instruksi diskusi menjadi tugas yang tahan AI (AI-proof) dengan memprioritaskan konteks lokal dan refleksi personal untuk memulihkan integritas pedagogis di era digital. Kata Kunci:​ artificial intelligence; mentari unpam; pembelajaran daring; pendidikan ekonomi; perkembangan peserta didik