Tuti Aprilianti
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Menggosok Gigi Siswa Kelas IV, V, dan VI di SD Negeri Gadog Tahun 2020 Tuti Aprilianti
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol 2, No 1 (2021): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.2.1.103-114

Abstract

Word Health Organization (WHO) menyatakan bahwa angka kejadian karies pada anak sebesar 60-90%, penyakit tersebut dikarenakan mengkonsumsi makanan yang lengket dan manis, serta malas menggosok gigi (Suratri, 2016). Hal ini juga dijelaskan oleh Arianto (2013) yang menyatakan bahwa perilaku menggosok gigi yang kurang baik pada siswa di Kecamatan Sumberejo mencapai 46%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Menggosok Gigi Siswa Kelas IV, V dan VI di SD Negeri Gadog  Tahun 2020. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2020 dengan menggunakan desain cross sectional (potong lintang) dengan sampel 116 pada Siswa kelas IV, V dan VI. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis dengan chi square. Hasil bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang erat antara Peran tenaga kesehatan (p value = 0,048) dengan perilaku menggosok gigi. Sedangkan variabel yang tidak memiliki hubungan yang bermakna yaitu Jenis kelamin, peran guru, peran orang tua, teman sebaya.  Saran dari hasil penelitian ini diperlukan tenaga kesehatan yang secara rutin dalam memberikan penyuluhan kepada siswa terkait dengan pentingnya menggosok gigi dan menjaga kebersihan gigi dan mulut baik dilingkungan sekolah maupun dirumah.---The Word Health Organization (WHO) states that the incidence of caries in children is 60-90%, the disease is due to consuming sticky and sweet foods, and lazy brushing teeth (Suratri, 2016). This was also explained by Arianto (2013) who stated that the bad tooth brushing behavior among students in Sumberejo District reached 46%. The purpose of this study was to determine the factors associated with the behavior of students in Grade IV, V and VI Teeth Brushing at SD Negeri Gadog in 2020. This study was conducted in July 2020 using a cross sectional design (cross-sectional) with a sample of 116 in class students. IV, V and VI. The sampling technique used total sampling. Analysis with chi square. The bivariate results showed that there was a close relationship between the role of health workers (p value = 0.048) and brushing behavior. While the variables that do not have a significant relationship are gender, the role of teachers, the role of parents, peers. Suggestions from the results of this study required health workers who routinely provide counseling to students related to the importance of brushing teeth and maintaining oral hygiene both in the school environment and at home.