Emosi adalah suatu keadaan yang kompleks pada diri organisme, yang meliputi perubahan secara badaniah dalam bernapas, detak jantung, perubahan kelenjar dan kondisi mental, seperti keadaan menggembirakan yang ditandai dengan perasaan yang kuat dan biasanya disertai dengan dorongan yang mengacu pada suatu bentuk perilaku Emosi yang berasal dari bahasa latin movere, berarti menggerakan atau bergerak, dari asal kata tersebut emosi dapat diartikan sebagai dorongan untuk bertindak. Emosi merujuk pada suatu perasaan atau pikiran-pikiran khasnya, suatu keadaan biologis dan psikologis serta serangkaian kecenderungan untuk bertindak. Emosi dapat berupa perasaan amarah, ketakutan, kebahagiaan, cinta, rasa terkejut, dan rasa sedih. Emosi adalah perasaan yang timbul ketika seseorang sedang berada dalam suatu interaksi yang dipengaruhi oleh lingkungan. Tujuan penelitin ini adalah Untuk mengetahui perkembangan Sosial Emosional anak usia dini di masa Physical Distancing dan untuk mengetahui apakah pengaruh perkembangan sosial emosional anak di masa Physical Distancing.Subyek penelitian ini adalah anak di Desa Ngembeh Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto.Rancangan penelitian yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif karena penelitian yang dilaksanakan sifatnya naturalis.Artinya penelitian dilakukan apa adanya ,dalam situasi normal dan tidak dimanipulasi baik bagi segi proses,keadaan atau kondisi serta hasilnya. Bertambahnya perkembangan sosial emosional anak usia dini dimasa physical distancing ditunjukkan oleh adanya perubahan pada kemampuan kesabaran pada aspek sosial emosional secara positif dan beragam setelah mengikuti pembelajaran menggunakan indikator sosial emosional. Anak yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan indikator sosial emosional tampak mulai menerapkan dan memahami materi yang telah disampaikan peneliti.Setelah mengikuti pembelajaran menggunakan indikator sosial emosional, anak lebih memahami kemampuan dalam kesabaran yakni sabar saat membereskan mainan,sabar saat menunggu giliran. Hal ini terbukti hasil bertambahnya kemampuan kesabaran anak setelah mengikuti pembelajaran menggunakan indikator sosial emosional.