Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI HEMATOLOGI IKAN SEMAH (Tor Douronensis), JELAWAT (Leptobarbus Hoeveni), TENGADAK (Barbonymus Schwanenfeldi), BIAWAN (Helostoma Temmincki),dan BOTIA (Chromobotia Macracanthus) katarina paskanda yuni; hastiadi hasan; eko hasan
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.135 KB) | DOI: 10.29406/jr.v7i1.1319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran studi hematologi  ikan semah (Tor douronensis), Ikan Jelawat (Leptobarbus Hoeveni), Ikan Tengadak (Barbonymus Schwanenfeldi), Ikan Biawan (Helostoma Temmincki), dan Ikan Botia (Chromobotia Macracanthus)melalui parameter pemeriksaan darah meliputi kadar haemoglobin (Hb), nilai hematokrit, sel darah merah (eritrosit) dan sel darah putih (leukosit). Ukuran akuarium pada masing-masing adalah 30 x 30 x 30 cm sebanyak 5 buah dengan ketinggian air 20 cm yang telah di beri aerasi untuk dipelihara. Masing-masing diambil sampel darah ikan untuk dilakukan pengujian pemeriksaan yang meliputi kadar haemoglobin, hematokrit, jumlah eritrosit dan jumlah leukosit. Hasil pemeriksaan darah ikan menunjukkan bahwa kadar haemoglobin (4,68±0,47- 6,12±0,81 Hb/100 ml), nilai hematokrit (17,38%±0,10-28,50%±0,71), jumlah eritrosit antara (6,84±1,05-9,76±1,14 x105 sel/mm3) dan jumlah leukosit (10,95±1,21-11,25±1,20 x 104 sel/mm3). Nilai hemoglobin, hematokrit, dan eritrosit dan leukosit bahwa kelima jenis ikan tersebut tidak normal dan terindikasi ada serangan penyakit. Kata kunci: Hematologi, Ikan Semah, Jelawat, Tengadak, Biawan dan Botia
STUDI HEMATOLOGI IKAN SEMAH (Tor Douronensis), JELAWAT (Leptobarbus Hoeveni), TENGADAK (Barbonymus Schwanenfeldi), BIAWAN (Helostoma Temmincki),dan BOTIA (Chromobotia Macracanthus) katarina paskanda yuni; hastiadi hasan; eko hasan
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.135 KB) | DOI: 10.29406/jr.v7i1.1319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran studi hematologi  ikan semah (Tor douronensis), Ikan Jelawat (Leptobarbus Hoeveni), Ikan Tengadak (Barbonymus Schwanenfeldi), Ikan Biawan (Helostoma Temmincki), dan Ikan Botia (Chromobotia Macracanthus)melalui parameter pemeriksaan darah meliputi kadar haemoglobin (Hb), nilai hematokrit, sel darah merah (eritrosit) dan sel darah putih (leukosit). Ukuran akuarium pada masing-masing adalah 30 x 30 x 30 cm sebanyak 5 buah dengan ketinggian air 20 cm yang telah di beri aerasi untuk dipelihara. Masing-masing diambil sampel darah ikan untuk dilakukan pengujian pemeriksaan yang meliputi kadar haemoglobin, hematokrit, jumlah eritrosit dan jumlah leukosit. Hasil pemeriksaan darah ikan menunjukkan bahwa kadar haemoglobin (4,68±0,47- 6,12±0,81 Hb/100 ml), nilai hematokrit (17,38%±0,10-28,50%±0,71), jumlah eritrosit antara (6,84±1,05-9,76±1,14 x105 sel/mm3) dan jumlah leukosit (10,95±1,21-11,25±1,20 x 104 sel/mm3). Nilai hemoglobin, hematokrit, dan eritrosit dan leukosit bahwa kelima jenis ikan tersebut tidak normal dan terindikasi ada serangan penyakit. Kata kunci: Hematologi, Ikan Semah, Jelawat, Tengadak, Biawan dan Botia