Jarkawi Jarkawi
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Positive Reinforcement Untuk Mengurangi Perilaku Merokok Siswa SMP Negeri 2 Martapura Akhmad Sanusi; Jarkawi Jarkawi; Akhmad Rizkhi Ridhani
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jkg.v6i1.3733

Abstract

The purpose of this study is to analyze the level of behavior of students smoking before and after the service, and analyze the level of effectiveness of service strategies. In this study, researchers used a pre-experimental design that is one-group pretest and posttest design. Pretest-treatment-posttest research procedure. The sampling technique uses purposive sampling. Data collection techniques using a measurement scale through the instrument. Validity and reliability using Pearson Correlation and Cronbach alpha. Analyzing, experimental results, researchers used descriptive statistical counts, and tested the effectiveness of the service test with the Wilcoxon formula with the help of the IBM SPSS Statistics 23 application. treatment 224 or 41%, the average yield can be classified as low. Level of service effectiveness Based on the results of the Wilcoxon test calculation on student data obtained that the significance value (Sig). 0.012 is less than 0.05. The influence of smoking behavior before and after the service is provided.
PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN AKHLAKTUL KARIMAH PADA SANTRIWATI BROKEN HOME BANJARBARU Helma Helma; Jarkawi Jarkawi; Eka Sri Handayani
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 7: Februari 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/mbi.v17i7.268

Abstract

Pendidikan adalah jembatan menuju kemajuan, mengangkat derajat dan menunjukan identitas suatu bangsa. Oleh karena itu peran pendidikan dalam membangun peradaban manusia sudah tidak diragukan lagi. Pendidikan menjadi alat yang efektif untuk membangun kesadaran manusia agar mampu menciptakan kehidupan sosial yang tentram. Hal utama yang harus diperhatikan dari usaha membangun kehidupan yang tentram itu adalah membentuk perilaku manusia supaya bertindak sesuai dengan ketentuan dan nilai yang berlaku. Di sinilah manusia tidak hanya mempunyai ilmu dan pendidikan tetapi, manusia juga harus mempunyai akhlakulkarimah supaya terjalin hubungan yang harmonis antara manusia dengan pencipta, hubungan dengan sasama, dan hubungan dengan lingkungannya. Adapun metode penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental design menggunakan metode one-group pretest-posttest untuk mencari pengaruh. Populasi dari penelian ini adalah seluruh santriwati broken home yang berjumlah 35 orang dan Sample dalam penelitian ini santriwati broken home yang akhlakul karimahnya rendah yang berjumlah 10 orang dari hasil pembagian instrumen. Hasil penelitian ini yang dilakukan menggunakan uji t-test didapat pengaruh dengan sig 0,000<0,05. Maka dapat ditarik kesimpulan adanya pengaruh bimbingan kelompok berlandaskan nilai-nilai dalam kitab ta’limulmuta’allim dalam meningkatkan akhlakul karimah santriwati broken home di Pondok Pesantren Nurul Ma’ad Banjarbaru.
TEACHER ADVISOR PROGRAM (TAP) SEBAGAI ALTERNATIF PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA PENDIDIKAN DASAR DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK Jarkawi Jarkawi; Akhmad Rizkhi Ridhani
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v7i1.11135

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar, sistematis, dan terencana yang dilakukan oleh guru untuk mewujudkan atmosfir belajar yang efektif dan efesien agar peserta didik dapat berkembang optimal. Peserta didik merupakan individu yang unik, dimana setiap peserta didik memiliki karakteristik berbeda antara satu dengan lainnya. TAP (Teacher Advisor Program) atau program penasehat guru ini diberikan kepada seluruh siswa berdasarkan tingkatan kelas. Setiap penasehat ditugaskan mendampingi siswa berusia antara 18 dan 25 tahun. Program ini membuat sumber daya tersedia untuk setiap siswa  serta memberikan kesempatan  untuk membangun hubungan siswa-penasihat. manfaat dari penulisan gagasan ini ialah memberikan pandangan kepada pemangku kebijakan baik pemerintah, pimpinan di sekolah, praktisi BK, dan akademisi BK terkait Teacher Advisor Program (TAP) Sebagai Alternatif Program Layanan Bimbingan Dan Konseling Pada Pendidikan Dasar Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik. Kemudian dari pada itu pula diharapkan melalui gagasan tertulis ini para pemangku kebijakan baik pemerintah, pimpinan di sekolah, praktisi BK, dan akademisi BK dapat menyikapinya dengan bijaksana, sehingga tujuan dari pendidikan nasional di Indonesia dapat terwujud