Tuti Firdayani
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Fenomena Tuntutan Orang Tua PAUD Di Masa Tatap Muka Terbatas: Membaca Pada Anak Usia Dini Tuti Firdayani
PERNIK Vol. 5 No. 2 (2022): Vol 5, No 2 (2022): Pernik : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pernik.v5i2.8034

Abstract

Abstrak: Ketika virus Covid-19 menyerang seluruh dunia termasuk Indonesia, pemerintah memutuskan proses pembelajaran berubah menjadi daring. Akan tetapi berjalannya waktu pembelajaran di Indonesia menemukan kendala terutama di jenjang PAUD. Pemerintah kembali mengeluarkan keputusan untuk melakukan pembelajaran tatap muka terbatas (PTM). Setelah beralihnya pembelajaran daring ke Pembelajaran tatap muka terbatas (PTM) menimbulkan tuntutan yang signifikan dari orang tua untuk pendidik/guru di Indonesia terutama dalam mengajarkan membaca. Padahal di masa tatap muka terbatas pendidik/guru mempunyai tantangan sendiri dalam menerapkan proses pembelajaran. Paper ini bertujuan melihat fenomena tuntutan orang tua PAUD di masa tatap muka terbatas terutama pada kemampuan membaca pada anak usia dini
PENGARUH MEDIA COUNTING BOX TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PADA ANAK KELOMPOK B Dinda Dwi Sulastri; Nila Kesumawati; Tuti Firdayani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.59161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media counting box terhadap kemampuan berhitung anak Kelompok B di TK Kemala Bhayangkari 10 Kabupaten PALI. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan berhitung anak usia dini yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang konkret, menarik, dan interaktif. Media counting box dipilih karena sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun yang berada pada tahap pra-operasional dan membutuhkan benda konkret dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain True Experimental Design tipe Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 88 anak, sedangkan sampel penelitian sebanyak 32 anak yang terdiri atas kelas B1 sebagai kelompok eksperimen dan kelas B2 sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berhitung yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis melalui Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test kelompok eksperimen sebesar 82,50 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 70,63. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,003 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media counting box berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berhitung anak Kelompok B di TK Kemala Bhayangkari 10 Kabupaten PALI. Media ini terbukti efektif dalam membantu anak memahami konsep bilangan secara konkret, meningkatkan keterlibatan aktif dalam pembelajaran, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan
FENOMENA PENERIMAAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI TK NUSA INDAH 1 PALEMBANG Deva Alya Assyfa; Rahmah Novianti; Tuti Firdayani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.59282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena penerimaan anak berkebutuhan khusus (ABK) di TK Nusa Indah 1 Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, orang tua ABK, dan orang tua non-ABK. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan ABK di TK Nusa Indah 1 Palembang berlangsung dengan baik. ABK memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti kegiatan belajar dan bermain bersama teman sebaya. Guru memberikan pendampingan dan penyesuaian pembelajaran sesuai kebutuhan anak sehingga mendukung interaksi sosial yang positif. Faktor pendukung penerimaan ABK meliputi sikap positif guru, dukungan sekolah, kerja sama orang tua, dan lingkungan yang inklusif. Adapun faktor penghambat meliputi karakteristik ABK yang beragam, kesulitan mempertahankan fokus belajar, serta kebutuhan pendampingan yang lebih intensif. Dengan demikian, penerapan pendidikan inklusif di TK Nusa Indah 1 Palembang mampu menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan mendukung perkembangan ABK.