Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SinarFe7

MONITORING ARUS PADA KABEL GROUND KABEL POWER TRAFO INCOMING 20 KV Fajar Santoso Wicaksono; Saidah
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1057.905 KB)

Abstract

Gardu induk transmisi yang meliputi tegangan tinggi dan tegangan ekstra tinggi merupakan komponen utama dari system transmisi tenaga listrik. PLN (Perusahaan Listrik Negara) sebagai pemasok listrik utama di Indonesia masih menggunakan cara konvensional dalam melaksanakan monitoring arus pada kabel ground kabel power trafo incoming 20 kV dan dilaksanakan secara periodik. System monitoring arus ini terintegrasi pada computer operator gardu induk. Nilai arus yang terbaca dikonversi melalui sensor arus SCT 013, informasi waktu dan tanggal secara real time ditampilkan melalui computer operator. Implementasi monitoring arus kabel ground kabel power trafo incoming trafo 20 kV dilakukan di Gardu Induk 150 kV Waru, Sidoarjo, Jawa Timur. Monitoring arus ini terdapat informasi nilai arus bebas fasa R, fasa S, dan fasa T. system data logger dapat dgunakan untuk monitoring perubahan nilai arus beban. System notifikasi akan muncul jika nilai arus yang terbaca melebihi batasan yang telah ditetapkan.
Rancang Bangun Mesin Penetas Telur Menggunakan Sensor DHT11 Mahput Rino Saputro; Saidah
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.837 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu yang ada di dalam ruangan menggunakan LCD dan sensor sebagai saklar otomatis agar suhu stabil. Peneliti membuat suatu sistem monitoring suhu dan kelembaban suatu ruangan (mesin penetas telur) secara otomatis dengan menggunakan sensor DHT11. Sensor kelembaban dan temperatur DHT11 memiliki banyak kelebihan yang membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk aplikasi ini. Pemilihan mikrokontroler yang menjadi otak kontroler ini jatuh pada Arduino UNO. Untuk pemanas mesin tetas digunakan 2 buah lampu dengan daya 75 watt. Ruangan inkubator dilengkapi dengan 1 buah kipas untuk sirkulasi udara.Pengujian rangkaian dilakukan dengan cara menghidupkan power untuk seluruh rangkaian dan kemudian display LCD menampilkan suhu dan kelembaban udara yang telah diukur oleh DHT11 dan dikirimkan secara serial. Dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa suhu ruang yang stabil, yaitu 38 ĚŠ C