Verina Secapramana
Universitas Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUKURAN KINERJA KARYAWAN SESUAI DASAR JOB ANALYSIS DENGAN METODE PERSONAL BALANCED SCORECARD DI UD. ALINCO, SURABAYA Andrias, Thomas Juoaidi; Meitha, Rosita; Secapramana, Verina
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini UD. Alinco yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bahanbangunan peralatan pengolahan air belum pernah melakukan pengukuran kinerja terhadapkaryawannya. Dari segi non manusia, perusahaan tidak mengalami masalah yang cukup berarti.Namun, perusahaan merasa bahwa karyawan selalu mengeluh ketika bekerja, seperti menggerutuketika bekerja. Oleh karena itu perusahaan perlu suatu alat yang dapat mengetahui motivasibekerja dari karyawan serta menganalisi perbedaaan cara pandang, yakni dari segi perusahaan dansegi karyawan. Personal Balanced Scorecard yang digunakan dalam pengukuran memiliki empatperspektif pengukuran, yaitu: internal, eksternal, pengetahuan dan pembelajaran, dan keuangan.Perspektif internal meliputi kesehatan fisik dan mental dari seorang karyawan; bagaimanakaryawan merasa nyaman di tempat kerja. Perspektif eksternal meliputi hubungan dengan anakanak,rekan kerja, atasan, teman. Perspektif pengetahuan dan pembelajaran meliputi ketrampilandan kemampuan belajar dari seorang karyawan. Perspektif keuangan meliputi stabilitas ekonomikaryawan. Dari setiap perspektif yang ada, karyawan menyusun faktor penentu keberhasilan sesuaidengan visi dan misi pribadi masing-masing. Faktor penentu keberhasilan menjelaskan hal apayang menjadi batas seorang karyawan berhasil atau tidaknya dalam perspektif tersebut. Kemudianukuran kinerja pribadi disusun untuk tiap perspektif. Ukuran kinerja pribadi (KPI) ini pentinguntuk pengukuran performansi. Manajer memiliki nilai performansi rata-rata 100%, sedangkankaryawan memiliki nilai performansi rata-rata 90%. Beberapa karyawan memiliki nilaiperformansi yang berbeda karena tidak memasukkan KPI yang berkaitan dengan pekerjaan padatabel PBSC mereka.