This article argues on the continued significance of Kelsen’s theory of the grundnorm and revolution in international law. It urges that revolutions and coups d’etat will continue to occur in the international legal order. That criticisms of Kelsen’s thought on this issue notwithstanding, Kelsen’s arguments on successful revolutions and the shift in the grundnorm is still as relevant today as it was when first propounded. A case of study of Nigeria is used, however this is carried out against a backdrop of developments internationally. Military take-over of governments have occurred internationally and though not adhering to the rule of law and human rights in the strict sense, national courts and the international legal order must continue to take account of them. Nigeria under military from 1966 to 1999 underwent several coups. Based on this developments across the globe, the received wisdom of Kelsen is aptly defended in this article through an examination of case law and jurisprudence. Abstrak: Artikel ini mendiskusikan signifikansi berkelanjutan teori Kelsen tentang grundnorm (norma dasar) dan revolusi dalam hukum internasional. Teori ini mendorong agar revolusi dan kudeta akan terus terjadi dalam tatanan hukum internasional. Kritik terhadap pemikiran Kelsen tentang masalah ini terlepas dari argumen Kelsen tentang revolusi yang berhasil dan perubahan dalam grundnorm masih relevan sampai saat ini seperti ketika pertama kali teori ini dikemukakan. Kasus Nigeria digunakan sebagai contoh, namun hal ini dilakukan dengan latar belakang perkembangan internasional. Pengambilalihan militer terhadap pemerintah telah terjadi secara internasional dan meskipun hal ini tidak sesuai dengan aturan hukum dan hak asasi manusia, pengadilan nasional dan tatanan hukum internasional harus terus mempertimbangkannya. Nigeria mengalami beberapa kudeta di bawah kekuasaan militer dari tahun 1966 hingga 1999. Berdasarkan perkembangan di seluruh dunia, kebijaksanaan Kelsen dipertahankan dalam artikel ini dengan mempelajari kasus hukum dan yurisprudensi. Kata kunci: Yurisprudensi Kelsen, Hukum dan Revolusi, Keputusan Militer, Konstitusi Nigeria, Pengadilan dan Keberhasilan.