Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Lembaga Keuangan Mikro Syari’ah dengan Menggunakan Metode Indonesia Zakat Development Report (IZDR) R. Mohd. Zamzami; Saifudin Zuhri
Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 6, No 2 (2015): MUQTASID: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.867 KB) | DOI: 10.18326/muqtasid.v6i2.1-21

Abstract

This research aims to measure the performance of BMT Hudatama and UJKSAl-Hidayat as two Islamic Microfinance Institutions in Semarang, Central Java. Research method used in this study is performance measurement tools issued by Indonesia Magnificence of Zakat (IMZ) in Indonesia Zakat and Development Report (IZDR) in 2011. This method includes five measurement indicators; 1) Islamic compliance, legality, and institutional performances;2) Management performance; 3) Financial performance; 4) Economic efficiency; and 5) Social legitimacy performance. This study used primary and secondary data. Primary data were taken from interview and BMT Hudatama and Islamic Financial Service Unit of Al-Hidayaat’s annual report. Secondary data were obtained from review of related literature. The comparison between the two institutions indicates that BMT Hudatama is better than UJKS AL-Hidayat in terms of its performance. However, the comparison with U test or Mann whitney U Test indicates that there is no significant difference between the performace of the two institutionsPenelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja Lembaga Keuangan Mikro Syari’ah (LKMS) yaitu BMT Hudatama dan UJKS Al-Hidayaat di Kab/KotaSemarang Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah metode pengukurankinerja prima yang dikeluarkan oleh Indonesia Magnificence of Zakat (IMZ)dalam Indonesia Zakat and Development Report (IZDR) 2011 mencakuplima indikator pengukuran yaitu: 1) Kinerja kepatuhan syari’ah, legalitasdan kelembagaan, 2) Kinerja Manajemen, 3) Kinerja Keuangan, 4) KinerjaPendayagunaan Ekonomi, dan 5) Kinerja Legitimasi Sosial. Penelitian inimenggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dariwawancara dan laporan tahunan dari BMT Hudatama dan Unit Jasa KeuanganSyari’ah Al Hidayaat. Sedangkan data sekunder diperoleh dengan melakukanstudi literatur yang berkaitan dengan penelitian.Dalam perbandingan kinerjaprima BMT Hudatama lebih baik dari UJKS Al-Hidayaat. Namun dalamperbandingan dengan menggunakan uji U atau Mann whitney U Test untukmelihat signifikansi perbedaannya, didapatkan tidak ada perbedaan yangsignfikan kinerja prima BMT Hudatama dan UJKS Al-Hidayaat
PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA, KUALITAS ASET DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Consumer Cyclicals Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024) Farhatun Nisa; R. Mohd. Zamzami
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bukti empiris tentang pengaruh dari Perputaran Modal Kerja, Kualitas Aset, dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Kinerja Keuangan. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan data sekunder yang datanya berasal dari Bursa Efek Indonesia (BEI) atau web masing-masing perusahaan dan menerapkan teknis analisis regresi data panel dengan bantuan software E-views 13. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan Consumer Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020-2024, dengan total sampel penelitian sebanyak 19 perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perputaran modal kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, karena keberhasilandalam menerapkan perputaran modal kerja dalam meningkatkan penjualan tidak mempunyai pengaruh untuk kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba yang berasal dari aset perusahaan. Kualitas aset berpengaruh terhadap kinerja keuangan, dikarenakan adanya asimetri informasi dalam manajemen bisnis dan investor eksternal yaitu informasi laporan keuangan yang berpengaruh untuk menarik investor dan pelaku bisnis untuk mengetahui kondisi perusahaan saat periode yang sedang berjalan. Pertumbuhan penjualan berpengaruh yang signifikan terhadap kinerja keuangan, karena perusahaan dengan penjualan yang semakin tinggi dapat menyebabkan kinerja keuangan menjadi sinyal positif terhadap perusahaan untuk tetap hidup.