Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS HIDUP ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA) Debby Maharani; Rima Hardianty; Wildan Muhammad Nur Ikhsan; Sahadi Humaedi
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 4, No 2 (2021): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Desember 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v4i2.36798

Abstract

HIV/AIDS saat ini telah menjadi isu global yang menyebar hampir diseluruh belahan dunia. sudah menjadi keharusan bahwa tujuan utama dukungan dan perawatan ODHA dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup. Adapun tujuan dari artikel ini yaitu untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi dan faktor-faktor yang dapat menghambat kualitas hidup ODHA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan studi pustaka dengan data yang digunakan didalam artikel ini didapatkan dari data base google scholar dan menghasilkan journal, artikel ilmiah, literatur review yang sesuai dengan isu atau masalah yang akan peneliti cari. pencarian mulai dilakukan pada bulan Agustus akhir-selesai. Stigma dan diskriminasi akan berujung pada terhambatnya ODHA untuk berfungsi secara sosial didalam lingkungannya, penurunan kualitas hidup ODHA tentunya disebabkan oleh faktor-faktor diantaranya yaitu Dukungan Sosial, Kepatuhan Minum Obat dan Lama Terapi ARV , Kriteria diagnosis dan infeksioportunistik. Stigma membuat kualitas hidup ODHA menjadi lebih buruk, sehingga perlu adanya upaya untuk menanggulangi stigma masyarakat terhadap ODHA. ODHA mengalami gangguan psikis dikarenakan permasalahan sosial dan emosional yang membuat dirinya merasa terasingkan dari lingkungan sosialnya. ODHA tentunya membutuhkan dukungan serta motivasi dari berbagai pihak, oleh karena itu saran dari peneliti bagi ODHA maupun setiap stakeholder yang mempunyai peranan penting didalam menentukan kualitas hidup ODHA agar sama-sama dapat berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas hidup ODHA dengan memberikan dukungan baik itu dukungan dari keluarga, sahabat, dan dukungan dari lingkungan sosialnya.
KASUS NARKOBA DI INDONESIA DAN UPAYA PENCEGAHANNYA DI KALANGAN REMAJA Gilza Azzahra Lukman; Anisa Putri Alifah; Almira Divarianti; Sahadi Humaedi
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i3.36796

Abstract

Kasus penyalahgunaan Narkoba di negara semakin hari semakin mengkhawatirkan, hal ini terbukti dengan peningkatan jumlah pengguna narkoba di kalangan remaja secara signifikan. Anak pada usia remaja merupakan fase usia yang rentan untuk terjerumus dalam penggunaan narkoba yang dianggap sebagai sesuatu yang baru dan menantang. Remaja juga menjadi mudah tergoda ketika dalam keadaan frustasi atau depresi sehingga mudah jatuh pada masalah penyalahgunaan narkoba. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan fenomena penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja dan upaya penanggulangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan merupakan studi deskriptif. Dengan menggunakan metode kualitatif, diharapkan penelitian dapat memberikan gambaran secara mendalam mengenai kasus dan penanganan narkoba di Indonesia. Proses penelitian meliputi berbagai tahap yaitu mengumpulkan data-data non-numerik yang kemudian dianalisis berdasarkan landasan konseptual, sehingga pada akhirnya dapat ditarik kesimpulan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Indonesia saat ini narkoba telah menyebar ke berbagai lapisan masyarakat khususnya kalangan remaja. Indonesia sudah dalam situasi darurat narkoba, dan tentunya hal ini harus menjadi perhatian seluruh pihak dan elemen masyarakat. Kasus penyalahgunaan Narkoba pada kalangan remaja saat ini menunjukan peningkatan, hal ini disebabkan karena remaja cenderung ingin menyerap nilai-nilai baru, selalu ingin tahu dan selalu ingin mencoba hal baru, termasuk terhadap sesuatu hal yang mengandung bahaya atau resiko (risk taking behavior) yakni mencoba konsumsi Narkoba. Sementara itu upaya penanganan yang perlu dilakukan terhadap permasalahan penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja, yakni berbagai upaya preventif atau pencegahan, edukasi serta kampanye anti narkoba, dan upaya penindakan, yang perlu dilakukan secara massive mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.