Pada tahun 2019 Indonesia dihebohkan dengan kemunculan film bergenre romansa yang diadaptasi dari Novel Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990 karya Pidi Baiq. Film yang diproduseri langsung oleh Pidi Baiq ini menceritakan tentang sosok Dilan yang menyukai Milea pada masa SMA. Berlatarkan sudut-sudut Kota Bandung, film Dilan 1990 berhasil menyedot animo penonton Indonesia dengan jumlah 6.315.664 penonton. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa kutipan dalam Film Dilan 1990 yang diadaptasi pada pengucapan berbahasa dalam kehidupan sehari-hari sehingga apabila penelitian ini dilakukan lebih lanjut penulis menganggap film Dilan 1990 akan membawa tren yang kembali dianggap kekinian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literasi pada film Dilan 1990 dan Novel Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990 sehingga penulis dapat mencatat dan merinci daftar kosakata kutipan yang terdapat dalam film. Bentuk-bentuk bahasa kutipan yang muncul dalam film Dilan 1990 nyatanya berhasil mengubah pola berbahasa secara general, baik dalam media sosial maupun pengucapan sehari-hari. Hal ini juga tidak hanya berpengaruh pada individu yang menonton namun juga mempengaruhi Instansi resmi Pemerintahan, Media Massa, bahkan instansi pendidikan dalam melakukan kampanye atau iklan layanan masyarakat.