Banjir yang terjadi di wilayah Tanjung Karang, Karang Baru, Aceh Tamiang memberikan dampak psikologis yang signifikan terhadap anak-anak, termasuk stres, kecemasan, dan kesulitan dalam mengendalikan emosi. Pengabdian ini mengkaji efektivitas sosialisasi madihin sebagai pendekatan spiritual dan edukatif dalam pemulihan mental dan peningkatan kesabaran anak pasca banjir. Metode yang diterapkan berupa kegiatan sosialisasi madihin secara terstruktur, penyampaian nilai-nilai kesabaran, dan pendampingan emosional bersama kelompok sasaran anak-anak korban banjir. Hasil menunjukkan adanya peningkatan ketenangan, interaksi sosial positif, dan sikap sabar pada anak-anak setelah pelaksanaan kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi madihin efektif sebagai pendekatan pemulihan mental anak pasca bencana. Kata Kunci: Psikologi, Shalawatan, Trauma, Nasihat, Budaya The floods that occurred in the Tanjung Karang, Karang Baru, Aceh Tamiang areas had a significant psychological impact on children, including stress, anxiety, and difficulty controlling their emotions. This study examined the effectiveness of madihin socialization as a spiritual and educational approach in mental recovery and increasing patience in children after the floods. The methods applied included structured madihin socialization activities, the teaching of values of patience, and emotional support for the target group of children affected by the floods. The results showed an increase in calmness, positive social interaction, and patience in children after the activities were carried out. These findings indicate that madihin socialization is effective as an approach to the mental recovery of children after a disaster.