Ibrahim Ibrahim
Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FILSAFAT ISLAM KLASIK DAN PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN MODERN DI EROPA Ibrahim Ibrahim
Aqidah-ta: Jurnal Ilmu Aqidah Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.494 KB) | DOI: 10.24252/aqidahta.v3i1.3276

Abstract

Artikel ini membahas mengenai spirit pencarian dan penyebaran ilmu pengetahuan dalam Islam yang telah ditunjukkan dengan menarik oleh para tokoh dalam masa klasik. Dilakukan penerjemahan, penulisan kembali, penyalinan kitab-kitab dari Bahasa Yunani ke bahasa arab ataupun Persia di dunia Islam. Artikel ini ingin menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan saat ini dan juga tentunya filsafat secara luas menyimpan jasa peradaban muslim di dalamnya dalam hal mempercepat transmisi pemikiran klasik ke dalam pemikirn dunia modern. Dengan metode penelusuran literatur, artikel ini berhasil menemukan bahwa Islam memiliki peran signifikan dalam ‘pembentukan’ ilmu pengetahuan modern saat ini.
ADAK SAMPULONRUA (STUDI FALSAFAH HIDUP MASYARAKAT MUSLIM BULUTTANA KECAMATAN TINGGIMONCONG KABUPATEN GOWA) Ibrahim Ibrahim
Aqidah-ta: Jurnal Ilmu Aqidah Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.147 KB) | DOI: 10.24252/aqidahta.v4i1.5175

Abstract

Penelitian ini mengkaji falsafah hidup komunitas Adak Sampulonrua Buluttana dengan metode etnografi dalam pendekatan fenomenologi. Hasil yang ditemukan adalah: Pertama; Secara historis keberadaan AdakSampulonrua lahir sejak terbentuknya kampung Buluttana. Terbentuknya kampung Buluttana berawal dari keberadaan salah seorang keturunan Sombaya ri Gowa, yaitu Karaenta Data yang memisahkan diri dari kerajaan Gowa. Keberadaan Adak Sampulonrua pada tataran epistemologi mengalami perkembangan secara evolusi ada yang  bersifat linear, ada yang bersifat progresif; namun pada sisi struktur tidak tersentuh dengan perubahan. Kedua; Wujud Falsafah Adak Sampulonrua masyarakat muslim Buluttana meliputi: Falsafah tau, falsafah pangnggadakkang, falsafah appasulapa serta falsafah siri’napacce. Ketiga; Nilai-nilai yang terkandung dalam keempat falsafah komunitas Adak Sampulonrua. Falsafah tersebut diaplikasikan dalam empat aspek, yaitu: patumbutau, patumbukatallassang, tumalla’langngi, dan tummoterangripammasena.