Sally Aman Nasution
Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSPUN dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Korelasi Kadar Asam Urat dan High-Mobility Group Box 1 Serum dengan Keparahan Stenosis Arteri Koroner Pasien Sindrom Koroner Akut: Tinjauan Sistematis Diding Heri Prasetyo; Sally Aman Nasution; Idrus Alwi; Murdani Abdullah
Smart Medical Journal Vol 4, No 1 (2021): Smart Medical Journal
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/smj.v4i1.48046

Abstract

Pendahuluan: Sindrom koroner akut (SKA) adalah gangguan yang mengancam jiwa yang tetap menjadi sumber morbiditas dan mortalitas yang tinggi meskipun ada kemajuan dalam pengobatan. Asam urat dan high-mobility group box 1 (HMGB1) keduanya berperan penting dalam patofisiologi SKA, tetapi interaksi kooperatif antara keduanya dalam kejadian keparahan stenosis arteri koroner pada SKA, belum sepenuhnya jelas.  Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan sistematis maupun meta analisis untuk mensintesis hasil-hasil penelitian yang berbeda tersebut agar diperoleh data baru yang bersifat kuantitatif dan lebih akurat.  Metode: Protokol penelitian didaftarkan dengan PROSPERO (CRD42020210948) dan tinjauan sistematis mengikuti pedoman preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses (PRISMA), dengan menelusuri studi yang dipublikasikan dalam rentan waktu dari Januari 2010 hingga Mei 2020. Cochrane Library, Ebsco, Medline/PubMed, ProQuest dan Sience Direct adalah sumber dari studi yang dipublikasikan. Meta-analisis dilakukan untuk mensintesis korelasi antara kadar asam urat dan HMGB1 serum dan keparahan stenosis arteri koroner. Heterogenitas dinilai menggunakan I2, dan meta analisis menggunakan perangkat lunak Comprehensive Meta Analysis Version 3 (CMA3).Hasil: Lima studi (n = 601 pasien) diidentifikasi didapatkan korelasi antara kadar asam urat serum dan skor Gensini (r = 0,548; p <0,001) pada pasien SKA. Sedangkan, korelasi antara kadar HMGB1 serum dan skor Gensini pada pasien SKA didapatkan satu studi (n = 60 pasien) dengan nilai r = 0,588; p <0,001. Bias heterogenitas ditemukan dalam analisis, sedangkan bias publikasi tidak ditemukan.Kesimpulan: Keparahan stenosis arteri koroner pada pasien dengan SKA berkorelasi positip dengan kadar asam urat dan HMGB1 serum.