Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI METODE GLOBAL PADA MAHASISWA SEMESTER II PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA INSTITUT PENDIDIKAN TAPANULI SELATAN SRI MAHRANI HARAHAP
Jurnal Education and Development Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.121 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i3.765

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu kemampuan membaca pemahaman mahasiswa yang masih rendah sehingga belum mencapai ketuntasan yang diharapkan. Pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah, serta ketidaktepatan mahasiswa dalam pemilihan cara pembelajaran yang digunakan dosen merupakan beberapa factor yang menjadi penyebab masalah. Faktor yang lain, yaitu kurangnya motivasi untuk membaca dan memahami bahan bacaan hal ini bersumber dari mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses peningkatan kemampuan membaca pemahaman dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat kegiatan membaca pemahaman mahasiswa melalui metode global. Penelitian ini merupakan peneltian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode deskriptif. Data penelitian ini diambil dari hasil tes, hasil catatan lapangan, lembar observasi, wawancara, dan angket mahasiswa terhadap pembelajaran membaca pemahaman melalui pemaham Metode global mahasiswa semester II Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Padangsidimpuan pada tahun pelajaran 2018-2019 yang berjumlah 28 orang. Prosedur pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran, pelaksanaanya dilakukan dalam empat kali pertemuan dan peneliti berkolaborasi dengan dosen bahasa Indonesia. Adapun temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap Metode global dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman mahasiswa. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut. Pada siklus I, rata-rata hasil kemampuan membaca pemahaman mahasiswa semester II adalah 72,20. Adapun permasalahan yang terjadi pada siklus I ini adalah, (1) masih belum mampunya mahasiswa memahami materi bacaan dengan baik, (2) masih belum mampunya mahasiswa mengungkapkan kembali materi yang disimaknya, dan (3) mahasiswa kurangnya kepercayaan diri dalam bersosialisasi dalam lingkungan sekitarnya. Pada siklus II, hasil rata-rata kemampuan membaca pemahaman mahasiswa semester II meningkat, yaitu 79,90. Setelah dilaksanakan penelitian, diperoleh hasil yang tampak dalam pembelajaran kemampuan membaca pemahaman melalui penggunaan metode global antara lain seperti mahasiswa merasa lebih senang, lebih bersemangat, lebih aktif dan lebih mandiri dalam melaksanakan tugasnya, mahasiswa juga lebih mampu memahami materi bacaan melalui metode global.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK MELALUI METODE PARAFRASE PADA MAHASISWA SEMESTER I PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA INSTITUT PENDIDIKAN TAPANULI SELATAN SRI MAHRANI HARAHAP
Jurnal Education and Development Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.734 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i1.766

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kemampuan menyimak mahasiswa yang rendah sehingga tidak mencapai ketuntasan kemampuan belajar yang diharapkan. Permasalahan ini terjadi, diantaranya kurangnya pemahaman terhadap mata kuliah, dan ketidaktepatan dalam pemilihan cara pembelajaran yang digunakan dosen. Faktor lain, berasal dari mahasiswa adalah kurangnya motivasi untuk menyimak. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses peningkatan kemampuan menyimak dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat proses menyimak mahasiswa melalui metode parafrase. Jenis penelitian yang digunakan adalah peneltian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode deskriptif. Data penelitian berupa hasil tes unjuk kerja tertulis, hasil lembar observasi, catatan lapangan, wawancara, dan angket mahasiswa terhadap pembelajaran menyimak melalui pemaham Metode parafrase mahasiswa semester I Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Padangsidimpuan tahun pelajaran 2018-2019 yang berjumlah 30 orang. Prosedur penelitian dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran, yang pelaksanaanya dalam empat kali pertemuan dan berkolaborasi dengan dosen bahasa Indonesia di kampus yang sama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap Metode parafrase dapat meningkatkan kemampuan Kemampuan menyimak mahasiswa. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut. Pada siklus I, rata-rata hasil kemampuan menyimak mahasiswa semester I adalah 71,50. Permasalahan yang terjadi pada siklus I ini adalah, (1) mahasiswa masih belum mampu menyimak materi dengan baik, (2) mahasiswa masih belum mampu mengungkapkan kembali materi yang disimaknya, (3) mahasiswa masih belum mampu membuat menjelaskan hasil simakannyanya, dan (4) mahasiswa masih belum percaya diri dalam bersosialisasi dalam lingkungan sekitarnya. Pada siklus II, rata-rata hasil kemampuan menyimak mahasiswa semester I meningkat, yaitu 80,70. Perubahan tingkah laku yang tampak dalam pembelajaran Kemampuan menyimak rnelalui pemahaman Metode parafrase yaitu mahasiswa merasa senang, lebih bersemangat, aktif dan mandiri dalam melaksanakan tugasnya, mahasiswa juga lebih memahami materi simakan melalui Metode parafrase tersebut.
PENERAPAN PENTINGNYA BELAJAR MEMBACA DAN MENULIS KEPADA ANAK SEKOLAH DASAR Sri Mahrani Harahap; Hotma Widia Safitri Harahap; Ria Damayanti Harahap; Lola Sapitri Siregar
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 1 No. 1 (2025): Vol. 1 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v1i1.562

Abstract

Ada dua macam keterampilan berbahasa yang harus dikuasai siswa sejak mengenal dunia pendidikan, yaitu: keterampilan menulis dan membaca. Dengan menguasai dua keterampilan itu, maka akan terjadi kemampuan awal dalam menguasai ketrampilan yang lain. Penguasaan keterampilan menulis dan membaca merupakan hal yang mendasari penemuan metode Cooperative Integrated Reading and Composition. Pengembangan CIRC dihasilkan dari sebuah analisis masalah-masalah tradisional dalam pengajaran seperti pelajaran membaca, menulis, seni bahasa dan mengungkap sesuatu dari realita yang ada. Satu fokus utama dari kegiatan-kegiatan CIRC adalah membuat penggunaan waktu lebih efektif. Para siswa bekerja di dalam tim-tim kooperatif yang dikoordinasikan dengan pengajaran kelompok membaca, supaya dapat memenuhi tujuan-tujuan dalam bidang lain seperti pemahaman membaca, kosa kata, pembacaan pesan dan ejaan dalam materi yang sedang dipelajari.
PELATIHAN DAN PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK DALAM MENDAUR ULANG KARDUS BEKAS MENJADI KERAJINAN TANGAN Sri Mahrani Harahap; Chantika Indah Harahap; Dara Puspita Siregar; Marito Ade Lina Nasution
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 1 No. 1 (2025): Vol. 1 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v1i1.563

Abstract

Daur ulang adalah pengolahan sampah atau limbah menjadi produk baru layak pakai yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan.Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan ini memilih obyek limbah rumah tangga dari kardus bekas.Penelitian ini dilakukan melalui pengamatan langsung di lingkungan perumahan pada saat persiapan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat. Sistem pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan langsung kepada peserta menggunakan bahan limbah yang sudah di siapkan sebagai media pelatihan dan memberikan pemahaman dan pengarahan berbagai aspek pendukung dalam proses daur ulang, seperti; komposisi bentuk, ukuran, fungsi, proporsi,tekniknya. Melalui pengabdian kepada masyarakat ini diperoleh hasil bahwa limbah kardus bekas ini dapat menjadi produk baru yang memiliki nilai estetis, fungsional dan memiliki nilai jual.Tujuan di adakannya Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kreativitas anak yang dilakukan melalui sosialisai dan pengajaran cara pemanfaatan bahan sisa kardus bekas