Studi ini mengeksplorasi berbagai jenis serapan murid dalam merespon umpan balik korektif lisan yang diberikan oleh guru dalam kelas bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) di Sekolah Menengah Pertama Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang merangkul karakteristik studi kasus. Data yang diperoleh merupakan hasil analisa dari rekaman video dan observasi selama delapan kali pertemuan guna menangkap jenis umpan balik korektif lisan guru dan serapan murid yang digunakan dalam interaksi di kelas. Temuan pertama mengungkapkan bahwa guru menggunakan lima jenis umpan balik korektif lisan yaitu; perombakan, perbaikan secara eksplisit, meminta klarifikasi, umpan balik metalinguistik dan pengulangan. Akibatnya, para siswa merespon dengan berbagai jenis serapan seperti perbaikan, butuh perbaikan dan juga tidak ada serapan jika siswa tidak merespon apapun. Distribusi serapan murid mengikuti berbagai jenis umpan balik korektif lisan yang diberikan oleh guru. Data menunjukkan bahwa umpan balik perombakan adalah yang paling banyak diterapkan dalam interaksi dan menghasilkan serapan perbaikan tertinggi yang berupa pengulangan. Fakta bahwa umpan balik yang menuntut murid melakukan perbaikan ternyata sedikit digunakan, itu menyebabkan lemahnya perbaikan mandiri dari murid. Bagaimanapun, kecenderungan yang dihasilkan itu adalah pilihan guru dalam menerapkan di konteks tertentu sesuai tujuan pembelajaran di kelas.