Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ENCORE VS PARTITUR LAGU DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR ANSAMBEL MUSIK PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 SURABAYA DAN SMP NEGERI 3 SURABAYA TAHUN PELAJARAN 2018/20 Azis Mustaqim
Jurnal Education and Development Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1357.628 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i3.1265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ansambel musik siswa SMP kelas VIII yang diajar menggunakan metode kooperatif dengan media encore vs media partitur lagudan motivasi belajar siswa. Penelitian didasarkan pada temuan di lapangan bahwa pemahaman konsep refleksi siswa masih lemah, sehingga banyak terjadi kesalahan konsep pada pembelajaran musik ansambel, salah satu penyebab lemahnya pemahaman siswa adalah kurangnya keterlibatan aktifitas siswa saat pembelajaran. Sehubungan dengan itu maka perlu dipilihkanmedia pembelajaran yang sesuai dan dapat melibatkan aktivitas siswa secara maksimal. Salah satu media yang dapat membantu mengembangkan kemampuan siswa dalam pembelajaran musik ansambel adalah media software encore. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen dengan Ramdomized Control-Group Pre-test, post-test, design pre-tes, post test, control-Group design dengan dua macam perlakukan. Di dalam model ini dimulai perlakuan kedua kelompok diberi tes awal atau pre-test, untuk mengukur kondisi awal , selanjutnya pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diberi perlakuan yaitu denganmemberi tes lagi sebagai post-test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Surabaya dan SMP Negeri 4 Surabaya. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII A dan VIII B di SMP Negeri 3 Surabaya dan SMP Negeri 4 Surabaya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah probalitas (Probalitas Sampling), yaitu setiap aggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dipilih menjadi angota sampel. Metode sampling yang dipakai adalah metode undian , variabel dalam penelitian ini meliputi, (1) variabel bebas : Metode kooperatif dengan media encore, (2) variabel moderator: motivasi belajar, (3) variabel terikat : hasil belajar. Analisis data hasil penelitian digunakan pengujian validitas, reliabilitas, homogenitas dan normalitas, serta anova satu jalur untuk hipotesis (H1) dan hipotesis (H2) dan anova dua jalur untuk hipotesis (H3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran metode kooperatif dengan media encore terlihat menunjukkan hasil yang lebih baik daripada pembelajaran metode kooperatif dengan media partitur, dengan rata hasil metode kooperatif dengan media encore mencapai 81,864 sedangkan metode kooperatif dengan media partitur 76,386.