Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM UPACARA ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT MUNA SULAWESI TENGGARA (Studi Penelitian Etnografi Komunikasi) Ita Meiarni
Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 16 No 1 (2017): Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, Volume 16 Nomor 1 Januari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.324 KB) | DOI: 10.21009/BAHTERA.161.003

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang tindak tutur ilokusi dalam upacara adat perkawinan masyarakat Muna di Desa Wali, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi berdasarkan teori Hymes. Data penelitian ini adalah tuturan dalam bahasa Muna yang terjadi dalam prosesi upacara adat perkawinan masyarakat Muna yang mencakup data tindak tutur ilokusi representatif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalam upacara adat perkawinan masyarakat Muna ditemukan data tindak tutur ilokusi representatif berupa tindak tutur ilokusi representatif menyatakan, melaporkan, dan mengklaim. Data tindak tutur ilokusi direktif berupa tindak tutur ilokusi direktif perintah, memohon/meminta, berdoa, dan bertanya. Data tindak tutur ilokusi komisif berupa tindak tutur ilokusi komisif berjanji. Data tindak tutur ilokusi ekspresif berupa tindak tutur ilokusi ekspresif meminta maaf, memberi salam, dan menyampaikan rasa hormat. Data tindak tutur ilokusi deklaratif berupa tindak tutur ilokusi deklaratif penamaan dan menikahkan.Kata kunci: tindak tutur, ilokusi, etnografi komunikasiAbstractThe purpose of this research is to discover the deep comprehension about illocutionary speech act in the traditional wedding ceremony in Wali village, Watopute subdistrict, Muna regency, Southeast Sulawesi. The approach of the research is qualitative with ethnography communication methods based on Hymes theory. The data of the research are the speech is Muna language happened in the wedding ceremony. All the data taken included representatives illocutionary speech act, directives, commissives, expressives, and declaratives. The result of the study found in the wedding ceremony that stated, reported, and claimed as the data of representatives illocutionary speech acts; command, begging/asking, praying, and questioning as the data of directives illocutionary speech acts; promising as the data of commissive illocutionary speech acts; apologizing, greeting, and showing respect as the data of expressives illocutionary speech acts; giving a name and marriage as the data of declaratives illocutionary speech acts for found in the wedding ceremony of Muna society.Keywords: speech acts, illocutionary, ethnography communication
Membangun Keterampilan Berbicara Melalui Media Gambar di TPA Desa Huntu Selatan Wa Ode Irawati; Ita Meiarni
Komunal Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Scimadly Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55657/kjpm.v2i2.152

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan kecakapan anak dalam mengungkapkan ide/gagasan yang ada dalam diri anak secara lisan kepada orang lain. Pengungkapan ide tersebut dapat dilihat dari kemampuan anak dalam mengeluarkan pendapatnya. Salah satu cara atau metode untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak adalah media gambar. Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode deskripti kualitatif dan terdiri dari beberapa jenis kegiatan, yaitu menjelaskan keterampilan berbicara dan media gambar, meminta anak untuk menceritakan pengalaman mereka masing-masing, dan menceritakan isi gambar menggunakan kata-kata sendiri.