Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN REGRESI OLS DAN ROBUST MM-ESTIMATION DALAM KASUS DBD DI INDONESIA 2018 Esa Anindika Sari; Hanum Iftitah Rahma; M Ridwan Firdaus; Wahyu Winarto; Yansi Indiyani; Rani Nooraeni
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.904 KB) | DOI: 10.37081/ed.v8i2.1648

Abstract

Analisis regresi merupakan salah satu cara untuk membentuk model hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Salah satu metode yang umum digunakan adalah metode Ordinary Least Square (OLS). Namun apabila terdapat outlier, maka estimasi koefisien garis regresi dengan metode OLS menjadi tidak tepat. Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan metode regresi robust. Metode estimasi parameter pada regresi robust yang digunakan adalah metode MM-Estimation karena memiliki breakdown point dan efisiensi yang tinggi. Penelitian ini akan menyajikan estimasi parameter dan perbandingan antara metode regresi OLS dengan metode robust MM-Estimation dalam kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia pada tahun 2018. Variabel yang digunakan yaitu jumlah kasus DBD, persentase sanitasi layak, kepadatan penduduk, dan persentase rumah tangga kumuh. Dalam menentukan model terbaik yaitu dengan membandingkan standar error dan R-squared. Berdasarkan hasil dan pembahasan, metode Robust MM-Estimation memiliki standar error yang lebih kecil dibandingkan OLS. Selain itu R-squared Robust MM-Estimation lebih besar dibandingkan R-squared OLS. Pada metode Robust juga semua variabel signifikan, sedangkan pada OLS tidak ada satupun variabel yang signifikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode Regresi Robust MM-Estimation lebih baik dibandingkan metode OLS.
Ketahanan Remaja Perempuan dari Rumah Tangga Miskin terhadap Pernikahan Dini di Indonesia Tahun 2020 Esa Anindika Sari; Jeffry Raja Hamonangan Sitorus
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2021 No 1 (2021): Seminar Nasional Official Statistics 2021
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.798 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2021i1.872

Abstract

Pernikahan dini merupakan pelanggaran dasar hak anak perempuan, yaitu melanggar hak atas pendidikan, kesehatan, perlindungan dari kekerasan, dan berpotensi menyebabkan kemiskinan antar generasi. Pernikahan dini lebih banyak terjadi pada perempuan dari rumah tangga miskin. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabelvariabel yang secara signifikan memengaruhi ketahanan remaja perempuan usia 15-24 tahun dari rumah tangga miskin terhadap pernikahan dini di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data Susenas Maret 2020. Metode analisis yang digunakan adalah analisis ketahanan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan responden, pendidikan Kepala Rumah Tangga (KRT), status pernikahan dini KRT, dan status bekerja KRT berpengaruh signifikan. Kesimpulannya bahwa untuk lebih bertahannya remaja perempuan dari rumah tangga miskin terhadap pernikahan dini, maka perlu ditingkatkan pendidikan remaja perempuan tersebut. Selain itu, perlu diperhatikan beberapa hal berkaitan dengan KRT, yaitu status pernikahan, status bekerja, dan tingkat pendidikannya.