Masa Digital Era atau yang sangat erat kaitannya dengan Era Revolusi 4.0 adalah masa yang menuntut kepraktisan, mobilitas serta kecepatan dalam setiap segi kehidupan. Termasuk dalam segi pendidikan, dimana pendidikan saat ini dituntut lebih canggih dan lebih bisa menyesuaikan. Munculnya Pembelajaran e-learning (pembelajaran online) salah satunya adalah karena masa revolusi 4.0. Pembelajaran online membuat pembelajaran lebih luas, membuat peserta didik bisa mengembangkan kemampuannya. Namun fakta dilapangan e-learning ini belum maksimal termasuk di Program Studi Fisika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Pembelajaran hanya dilakukan secara konvensional. Akibatnya hasil belajar mahasiswa menjadi rendah contoh mata kuliah yang rata-rata hasil belajar mahasiswanya rendah adalah Fisika dasar dengan skor 5,67 kategori kurang. Para pendidik beralasan bahwa penerapan memerlukan keahlian dalam teknologi, bahan ajar harus dipersiapkan dalam bentuk digital bahkan ada yang beralasan pendidik belum mampu menggunakan aplikasi e-learning sama sekali. Untuk menanggulangi maka dikembangkan media pembelajaran digital berbasis e-learning. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan model 4-D, yang terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu define, design, develop, dan dessimenate. Hasilnya menunjukkan bahwa Video Pembelajaran Digital Sisika Dasar yang dikembangkan Valid dengan skor 90,07, kepraktisan juga kategori praktis dengan skor 85,4 kategori baik serta telah meningkatkan hasil belajar mahasiswa yang rata-rata hasil belajarnya mencapai skor 78,53 dengan ketuntasan 81 % diukur secara ketuntasan klasikal dan kategorinya tuntas.