Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DI KLINIK BIDAN SAHARA KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2020 Syera Mahyuni Harahap
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.112 KB)

Abstract

Kelahiran bayi kiranya merupakan momen yang paling menggembirakan bagi orang tua manapun. Mereka ingin bayi mereka sehat dan memiliki lingkungan emosi dan fisik yang terbaik. Setelah lahir, nutrisi memainkan peran terpenting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Asi ekslusif adalah pemberian ASI selama enam bulan pertama. Memberikan ASI secara eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan akan menjamin tercapainya pengembangan potensial kecerdasan anak secara optimal.Tujuan dari penelitian ini Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dalam memberikan ASI Eksklusif pada bayi 0 – 6 Bulan di Klinik Bidan Sahara Kota Padangsidimpuan tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif analitik dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi 0-12 bulan yang berobat di Klinik Bidan Sahara mulai bulan januari – maret 2020 sebanyak 78 orang. Hasil penelitian menunjukkan. Faktor internal dalam pemberian ASI eksklusif pada responden variabel pengetahuan responden mayoritas kurang sebanyak 66,7 %, variabel sikap responden terhadap pemberian ASI Eksklusif sebanyak 70 % dan variabel perilaku Perilaku responden mengenai pemberian ASI Eksklusif memiliki mayoritas berperilaku baik sebanyak 82,1 %. Faktor eksternal dalam pemberian ASI Eksklusif pada responden dukungan suami mayoritas mendukung sebanyak 89,1 %, variabel dukungan suami dalam pemberian susu formula kepada responden sebanyak 65,3 % dan variabel selain dukungan suami dalam pemberian ASI Eksklusif mayoritas dari dukungan orang tua sebanyak 80,2 %. Disarankan sebagai tenaga kesehatan lebih giat lagi dalam menerapkan dan memberikan informasi dalam pemberian ASI Eksklusif kepada masyarakat. khususnya ibu – ibu yang memiliki bayi dalam cara pemberian, dan manfaat dalam pemberian ASI Eksklusif. Dan sebagai pelayan kesehatan menyediakan ruangan untuk konsultasi ASI Eksklusif.
Edukasi dan Praktik Prenatal Yoga pada ibu Hamil Syera Mahyuni Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 4 No 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.892

Abstract

Edukasi kesehatan merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat, agar mereka dapat menolong dirinya sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat, sesuai sosial budaya setempat dan didukung oleh kebiajakan publik yang berwawasan kesehatan. Kegiatan promosi kesehatan yang diselenggarakan mencakup diantaranya penyebarluasan informasi termasuk penyuluhan kesehatan.Kehamilan merupakan masa terindah bagi seorang wanita, tapi pada saat yang sama juga menakutkan dan kerap membawa banyak pertanyaan, terutama bagi yang baru pertama kali mengandung. Masa ni menjadi perhatian penuh calon ibu dan keluarga. Masa kehamilan akan diiringi perubahan tubuh dan keluhan keluhan yang dapat menggangu aktivitas, seperti nyeri, sesaknafas dan stres. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang Prenal Yoga serta bagaimana cara melakukan Praktik Prenatal Yoga dengan benar. Bahan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini brosur atau selebaran yang berisi gerakan - gerakan melakukan Praktik Prenatal Yoga. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan ceramah untuk memberikan teori tentang Prenatal Yoga dan mempraktikkan gerakan gerakan Prenatal Yoga. Dengan Pengabdian ini ibu ibu hamil lebih paham manfaat Prenatal Yoga untuk mengurangi keluhan fisik yang mereka alami. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah para ibu memahami dan mampu mempraktikkan gerakan - gerkan Prenal Yoga sesuai dengan prosedur yang telah disampaikan. Evaluasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan melakukan redemonstrasi para peserta secara langsung.