This Author published in this journals
All Journal Missio Ecclesiae
Gustaf R. Rame
Institut Injil Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HERMENEUTIKA FENOMENOLOGIS PAUL RICOEUR Gustaf R. Rame
Missio Ecclesiae Vol. 3 No. 1 (2014): April
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v3i1.33

Abstract

Dari analisa teori interpretasi, Paul Ricoeur membawa kita untuk dapat mengantisipasi beberapa implikasi, yakni yang berkisar pada penggunaan dan pengkaburan konsep peristiwa pembicaraan dalam tradisi hermenutika romantic yang telah dibangun oleh Schleirmarcher dan Dilthey, bahwa interpretasi harus mengindentifikasi kategori pemahaman sebagai maksud mula-mula dari sudut pandang penulis teks atau si pembicara. Dalam hal ini Ricoeur mengajak untuk mempertanyakan asumsi hermeneutika ini dari sudut pandang anatomi bahasa, bahwa tanpa adanya suatu penyelidikan khusus terhadap tulisan (teks), suatu teori analisa bahasa belum dapat menjadi suatu teori teks. Namun bila suatu teks dapat diakomodir oleh teori analisa bahasa, maka kondisi inskripsi bahasa berada dalam persyaratan yang memungkinkan terjadinya suatu wacana dalam pengaruh teks. Dalam artian bahwa apa yang terjadi dengan teks adalah manifestasi sepenuhnya pembicaraan yang hidup, yakni pemilahan makna dari peristiwa, yakni otonomi teks tetap muncul dalam aturan dialektika peristiwa dan makna teks. Di sinilah Ricoeur menawarkan sebuah proyek yang menarik dalam rangkuman ilmu teologi dan filsafat sebagai suatu pendekatan bagi kajian-kajian hermeneutika yang berguna bagi suatu analisis kritis dalam dunia interpretasi.
MENYEMBAH TUHAN: SUATU STUDI EXEGETIS MAZMUR 100 Gustaf R. Rame
Missio Ecclesiae Vol. 4 No. 2 (2015): Oktober
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v4i2.51

Abstract

Mazmur 100 dikategorikan dalam jenis mazmur korban ucapan syukur yang terdiri dari dua bait yakni: bait pertama ayat 1-3, dan bait kedua ayat 4-5 masing-masing bait terdiri dari dua undangan dan alasan yang kuat mengapa harus menyembah TUHAN. Karena hubungan kedua bait sangat erat, maka mazmur ini sering dinyanyikan dengan berbalas-balasan dalam suatu jemaah atau sebagai nyanyian perarakan masuk ke dalam bait suci. Tetapi juga sebagai pengakuan iman kepada Allah sebagai Raja yang harus dilayani dan dimuliakan. Pesan utama dari Mazmur 100 adalah bahwa keselamatan tidak lagi dikhususkan kepada Israel saja melainkan keselamatan itu adalah bersifat universal, dimana tidak ada lagi diskriminasi dan pengurangan peran dari pihak lain untuk memuji dan menyembah TUHAN terhadap orang-orang dari segala bangsa di dunia yang telah ditebus TUHAN. Dengan demikian di dalam Mazmur 100 ini, Israel melihat hubungan TUHAN dengan bangsa-bangsa secara baru dan karena itu Israel juga harus memperbaharui pula. Karena hanya TUHAN-lah Allah dan tidak ada yang lain, maka hanya ada satu umat dan satu ibadah.