Kundari Rahmawati
Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN JALAN PADA LAPISAN PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DI RUAS JALAN BATUJAMUS ─ SRAGEN Setya Pranoto Giri; Eko Supri Murtiono; Kundari Rahmawati
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 7, No 1 (2021): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v7i1.60713

Abstract

Abstrak: Kondisi jalan yang baik sangat diperlukan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, pertanian, dan lingkungan di sekitar ruas jalan tersebut. Identifikasi kerusakan pada lapisan permukaan perlu dilakukan, sehingga dapat diketahui tingkat kerusakan dan penanganan perbaikannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) nilai tingkat kerusakan pada lapisan permukaan jalan jika dihitung dengan metode Pavement Condition Index (PCI); (2) menentukan alternatif perbaikan kerusakan jalan. Penelitian ini menggunakan metode survei dan sampel yang digunakan adalah jenis-jenis kerusakan pada lapisan permukaan jalan Batujamus-SragenSTA.34+000 ─ STA.40+000  dengan teknik pengambilan sampel purpose sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan survei di lapangan mengenai data jenis dan luas kerusakan. Analisis data menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Hasil penelitian ini sebagai berikut: (1) nilai kondisi perkerasan Jalan Batujamus-Sragen pada STA.34+000 ─ STA.40+000 adalah 30,1 yaitu kondisi jalan masuk dalam kategori buruk (poor) dengan kerusakan dominan yaitu retak kulit buaya sebesar 2551,31 m2 (27,43%), retak memanjang sebesar 812,24 m2 (8,73%), tambalan sebesar 1775,96 m2 (19,10%), dan pelepasan butiran sebesar 3350,91 m2 (36,03%) dari luas total kerusakan 9300,18 m2; (2) alternatif penanganan perbaikan kerusakan permukaan jalan menggunakan metode pengaspalan (P2), metode mengisi retakan (P4), metode penambalan lubang (P5), dan metode perataan (P6).Abcstract: Good road conditions are needed to support economic growth, agriculture and the environment around the road.Identification of surface layer damage needs to be done, so that the level of damage and handling of repairs can be identified. The purpose of this study was to determine (1) the value of the level of damage to the road surface layer whe calculated by Pavement Condition Index (PCI) method; (2) determine alternatives to repair road damage. This research used survey methods and the samples used were the types of damage to the road surfaced layer of Batujamus-Sragen STA.34+000 ─ STA.40+000 with a purposive sampling technique. Data was collected by conducting field surveys regarding the type and extent of damage. Data analysis used the Pavement Condition Index (PCI) method. The results of the research were as follows:(1)  the pavement condition value of road Batujamus-Sragen at STA.34+000 ─ STA.40+000 was 30,1 namely the condition of the road was in the poor category with dominant damage of alligator cracks was 2551,31 m2 (27,43%), logitudinal cracks was 812,24 m2 (8,73%), patching was 1775,96 m2 (19,10%) and raveling was 3350,91 m2 (36,03%) of the total area of damage 9300,18 m2; (2) the alternative treatment for repairs road damage using the asphating method (P2), the crack filling method (P4), the hole patching method (P5), and the leveling method (P6).
PEMBELAJARAN JARAK JAUH DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA: STUDI KASUS PADA SISWA SMK DESAIN PERMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN Gigih Perwira Pati; Taufiq Lilo Adi Sucipto; Kundari Rahmawati
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 1 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i1.64260

Abstract

Beberapa kendala dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh adalah kurangnya motivasi belajar peserta didik, seperti mudah putus asa pada saat menjalani kesulitan belajar, dan tidak rajin dalam mengerjakan tugas yang telah dibagikan guru. Persoalan lain adalah kemampuan guru dalam beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh secara daring yang melibatkan beragam teknologi. Melalui pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan bentuk kendala yang dihadapi dan upaya penyelesaian masalahnya. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Validasi data menggunakan triangulasi sumber data dan data dianalisis secara interaktif. Dari penelitian ini dapat disimpulkan: (1) Model pembelajaran berupa penugasan dan Problem Based Learning selama pembelajaran daring menimbulkan dampak kepada peserta didik; (2) Faktor yang mempengaruhi tingkat motivasi belajar peserta didik berasal dari faktor eksternal dan faktor internal; (3) Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi peserta didik dengan motivasi rendah adalah dengan mengingatkan dan menceritakan perihal cerita sukses kakak tingkat mereka, serta melalui pendekatan personal.
Pembelajaran Jarak Jauh dan Motivasi Belajar Siswa: Studi Kasus pada Siswa SMK Desain Permodelan dan Informasi Bangunan Gigih Perwira Pati; Taufiq Lilo Adi Sucipto; Kundari Rahmawati
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 1 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i1.68041

Abstract

Abstrak:Beberapa kendala dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh adalah kurangnya motivasi belajar peserta didik, seperti mudah putus asa pada saat menjalani kesulitan belajar, dan tidak rajin dalam mengerjakan tugas yang telah dibagikan guru. Persoalan lain adalah kemampuan guru dalam beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh secara daring yang melibatkan beragam teknologi. Melalui pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan bentuk kendala yang dihadapi dan upaya penyelesaian masalahnya. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Validasi data menggunakan triangulasi sumber data dan data dianalisis secara interaktif. Dari penelitian ini dapat disimpulkan: (1) Model pembelajaran berupa penugasan dan Problem Based Learning selama pembelajaran daring menimbulkan dampak kepada peserta didik; (2) Faktor yang mempengaruhi tingkat motivasi belajar peserta didik berasal dari faktor eksternal dan faktor internal; (3) Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi peserta didik dengan motivasi rendah adalah dengan mengingatkan dan menceritakan perihal cerita sukses kakak tingkat mereka, serta melalui pendekatan personal.Abstract:Some of the obstacles in implementing distance learning are the lack of student motivation to learn, such as easily giving up when experiencing learning difficulties, and not being diligent in doing the tasks that have been assigned by the teacher. Another problem is the ability of teachers to adapt to online distance learning that involves a variety of technologies. Through a qualitative descriptive research approach, this study aims to formulate the form of obstacles faced and efforts to solve the problem. In this study, data were collected through interviews, questionnaires, observation, and documentation. Data validation used triangulation of data sources and data were analyzed interactively. From this research it can be concluded: (1) learning models in the form of assignments and Problem Based Learning during online learning have an impact on students; (2) The factors that influence the level of students' learning motivation come from external factors and internal factors; (3) The efforts made by the teacher to overcome students with low motivation are by reminding and talking about the success stories of their seniors, as well as through a personal approach.
Peran Program Magang Kependidikan Terhadap Penguasaan Technological Pedagogical Vocational Knowledge (TPVK) Mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan Nabila Khairuni; Anis Rahmawati; Kundari Rahmawati
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 2 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i2.70883

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan mahasiswa calon guru Pendidikan Teknik Bangunan (PTB) terhadap peran program magang kependidikan (PMK) dalam pengembangan penguasaan Technological Pedagogical Vocational Knowledge (TPVK). Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan desain sequential exploratory. Data kualitatif berasal dari dokumentasi foto dan rekaman video kegiatan PMP dan hasil wawancara. Peserta berasal dari mahasiswa peserta PMK dari program studi PTB di salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia. Data kuantitatif berupa penilaian terhadap dokumen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dipilih secara cluster proportional random sampling, dengan cluster sebanyak enam sekolah lokasi magang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumen. Data dokumentasi dan observasi divalidasi dengan memperluas observasi. Validasi data dokumen berdasarkan validasi ahli. Data wawancara divalidasi dengan menggunakan member check. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis tema dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menurut persepsi siswa tentang peran PMK dalam pengembangan penguasaan TPVK, muncul tiga masalah utama, yaitu menetapkan tujuan program magang, menetapkan RPP, dan mengenali lingkungan kelas selama proses magang. Mahasiswa calon guru PTB menerapkan kerangka TPVK dalam semua kegiatan pembelajaran selama PMK. Bimbingan guru pembimbing sangat mempengaruhi kegiatan magang mahasiswa.Abstract: The purpose of this study was to find out the perspectives of student teachers in Building Engineering education (BEE) on the role of the educational apprenticeship program (EAP) in the development of Technological Pedagogical Vocational Knowledge (TPVK) mastery. The research method used a mixed method with a sequential exploratory design. Qualitative data comes from photo documentation and video recordings of the EAP activities and the results of interviews. Participants came from students participating in the EAP from the BEE study program at one of the state universitiy in Indonesia. Quantitative data was in the form of an assessment of the Lesson Plan documents selected by cluster proportional random sampling, as clusters were six schools in apprentice locations. Data collection was carried out using semi-structural interview techniques, observations, and documents. Documentation and observation data were validated by extending the observations. Validation of document data based on expert validation. The interview data was validated using a member check. The analysis technique used was theme analysis and quantitative descriptive analysis. The results of this study indicate that according to students' perceptions of the role of the EAP in the development of TPVK mastery, three main issues arise, namely setting the objectives of the apprenticeship program, establishing lesson plans, and recognizing the classroom environment during the apprenticeship process. BEE student teachers apply the TPVK framework in all learning activities during the EAP. The guidance of the supervising teacher greatly influences student internship activities.