Agung Nugroho, A. G. Tamrin, Sukatiman
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ALAT PERAGA MINIATUR RUMAH BERTINGKAT SISTEM BONGKAR PASANG PADA MATA KULIAH KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG III Agung Nugroho, A. G. Tamrin, Sukatiman
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 6, No 2 (2020): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v6i2.53675

Abstract

Tujuan pengembangan media pembelajaran berbasis alat peraga miniatur rumah bertingkat mata kuliah Konstruksi Bangunan Gedung III pada materi potongan denah rumah tinggal adalah (1) Mengembangkan alat peraga miniatur rumah bertingkat sistem bongkar pasang sebagai sarana pembelajaran Mata Kuliah Konstruksi Bangunan Gedung III  menjadi lebih baik. (2) Mengetahui tingkat kelayakan alat peraga miniatur rumah bertingkat sistem bongkar pasang Mata Kuliah Konstruksi Bangunan Gedung III  pada materi potongan denah rumah tinggal. Penelitian ini menggunakan metode research and development dengan melakukan pengembangkan pada media pembelajaran alat peraga. Adapun tahap pengembangan pada media pembelajaran ini (1) Tahap Studi Pendahuluan: Studi literatur dan studi lapangan. (2) Tahap pengembangan media: penyusunan desain model alat peraga, validasi tim ahli, uji kelayakan pada kelompok kecil dan kelompok besar. (3) Tahap evaluasi merupakan tahap akhir dari proses pengembangan terkait model final media pembelajaran alat peraga. Hasil penelitian sebagai berikut, (1) Pengembangan alat peraga sebagai media pembelajaran berupa penggabungan alat peraga nyata dan modul menjadi satu kesatuan kerja. Satu kesatuan yang dapat menghasilkan suatu informasi dengan materi yang telah disesuaikan dengan RPS Mata Kuliah Konstruksi Bangunan Gedung III dengan materi merencanakan potongan denah rumah tinggal bertingkat. (2) Uji kelayakan media dari ahli materi sebesar 93,06%, termasuk sangat layak. Uji kelayakan media dari ahli media sebesar 89,55% termasuk sangat layak. Uji kelayakan media dari ahli pembelajaran  sebesar 89,41% termasuk sangat layak. Uji kelayakan media terhadap mahasiswa skala kecil sebesar 83,4% termasuk sangat layak. Uji kelayakan media terhadap mahasiswa skala besar sebesar 84,38% termasuk sangat layak.