Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat belajar siswa pada mata pelajaran fisika di kelas X SMA Negeri 3 Gunungsitoli. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Fisika siswa melalui model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD). Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Objek penelitian ini adalah kelas X-MIPA 1 SMA Negeri 3 Gunungsitoli dengan jumlah siswa 36 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini adalah tes tulisan dalam bentuk uraian, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa pada siklus I adalah 61,88 dengan ketuntasan siswa 33,33% dan pada siklus II mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata adalah 81,25 dan ketuntasan kelas 91,67%. Siswa yang tidak aktif pada siklus I pertemuan pertama mencapai 60%, pertemuan kedua 40% dan pada siklus II mengalami penurunan ketidakaktifan siswa yaitu pada pertemuan pertama mencapai 30% dan pertemuan kedua 10%. Hal ini dikarenakan dengan menerapkan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) siswa lebih terlibat aktif dalam pembelajaran, lebih memahami konsep materi dengan baik, daya analisis siswa terhadap masalah meningkat dan pembelajaran kelompok yang dilaksanakan membuat siswa lebih terbuka dalam menyampaikan ide-ide baru. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada materi Gerak Melingkar. Oleh karena itu, peneliti menyarankan: Hendaknya model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan hasil belajar fisika khususnya pada materi Gerak Melingkar.