Sukaya Sukaya
Jurusan Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Ragam Genetik Cabai Rawit (Capsicum frustescen L) melalui Irradiasi Sinar Gamma Co-60 Sukaya Sukaya; Sri Hartati
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 20, No 1 (2005): March
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2396.944 KB) | DOI: 10.20961/carakatani.v20i1.20486

Abstract

The objective of research was to asses the genetic variability of Hot Chili in order to increase genetic stock for plant breeding program. The research was conducted in A glass house of Plant Science Departement, Sebelas Maret University, irradiation of seed was done in BATAN Jakarta.The experimental design was Completely Randomized Design which consisted of two treatment, irradiation dosage and ChiliĀ  Varieties.The research conducted that dosages of irradiation affected the genetic variability of Chili. At the higher dosage of irradiation, there was A negative effect of gamma rays irradiation to the plant height, harvest age, number of red fruit, weight of red fruit and genetic variability. The heritability was high enough on all variables measured, except age flowering. Therefore, the genetic factor was more dominant on all variables, and for flowering age was more affected by environmental factor.
Keragaman Morfologi Benih dan Bibit Generatif Salak Bali (Salacca zalacca Var. amboinensis), Hubungannya dengan Jumlah Biji per Buah Sukaya Sukaya
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 18, No 2 (2003): October
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3694.134 KB) | DOI: 10.20961/carakatani.v18i2.20378

Abstract

Penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus 2002 sampai Januari 2003 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian UNS, Surakarta. Bahan utama penelitian berupa 100 buah salak bali berbiji satu, 20 buah salak bali berbiji dua. Data dianalisis dengan analisis kontingensi. Rerata jumlah buah salak bali tiap tandannya adalah 15 buah, dengan jumlah biji per buah antara 1-2. Salak bali tidak ada yang berbiji 3. Berat biji dan bentuk permukaan biji dari buah salak bali berkorelasi dengan jumlah biji perbuah, biji dari buah berbiji satu lebih berat dengan bentuk permukaan biji bulat. Sedangkan untuk biji salak bali dari buah berbiji dua lebih ringan dengan bentuk permukaan biji adalah pipih. Variabel pengamatan morfologi daun yang penyebarannya berkorelasi dengan jumlah biji perbuah yaitu bibit dari buah berbiji satu mempunyai daun pertama dan kedua hijau tua dan hijau, dan sudut daun yang pertama lebih besar. Ciri morfologi yang seragam meliputi warna permukaan bawah daun, warna permukaan atas daun ketiga, sudut ujung daun pertama dan kedua, dan panjang helaian daun pertama dan kedua, lebar daun ketiga, dan bentuk ibu tulang daun, serta tidak adanya cincin pada permukaan biji.