Beberapa media pembelajaran dapat digunakan untuk pembelajaran menulis, antara lain media wall chart , media gambar seri, media poster, media iklan, dan media brosur. Dalam penelitian ini, peneliti memilih menggunakan media wall chart untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa. Media wall chart merupakan salah satu media pandang nonproyeksi. Peranan pokok wall chart dalam pembelajaran adalah untuk melatih penguasaan kosakata dan penyusunan kalimat. Melalui bimbingan dari guru, wall chart dapat berfungsi sebagai jembatan untuk membantu siswa dalam belajar menulis karangan argumentasi. Maka dari itu, peneliti memilih media wall chart sebagai media pembelajaran menulis karangan argumentasi siswa. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner siswa menggunakan media wall chart dan tanpa menggunakan media wall chart terhadap menulis karangan argumentasi yang saat ini diberikan oleh pihak sekolah. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan nilai gap antara menggunakan media wall chart dan tanpa menggunakan media wall chart yang cukup signifikan. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai gap kriteria menulis karangan argumentasi (Isi, Struktur Kalimat, Bahasa dan Ejaan dan tanda) yang tepat sebesar -3,2. Nilai gap dimensi kualitas keefektifan tertinggi adalah dimensi reliability sebesar -3,1. Sedangkan nilai gap antara menggunakan media wall dan tanpa menggunakan media wall adalah sebesar -3,361. Hal ini menunjukkan bahwa Media Wall Chart (bagan dinding) terhadap kemampuan menulis karangan argumentasi dapat meningkatkan keefektifan belajar.