Albertus Endra Setiawan
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN SOFTWARE AUTOPLAY PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF MULTIMEDIA UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KELAS X Albertus Endra Setiawan
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 5 No 1 (2015)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.494 KB)

Abstract

Abstrak: Pengembang merumuskan permasalahan dalam pengembangan media pembelajaran sebagai berikut (1) belum banyaknya guru produktif multimedia pada SMK Probolinggo menggunakan media pembelajaran menggunakan Software Autoplay, dan (2) belum banyaknya guru produktif multimedia pada SMK Probolinggo memproduksi media pembelajaran menggunakan Software Autoplay. Kegunaan pengembangan ada dua, yaitu (1) manfaat teoritis, secara umum hasil pengembangan produk ini diharapkan dapat menambah kuantitas media pembelajaran IT di bidang Teknologi Pendidikan, (2) manfaat praktis: a) sebagai media pembelajaran yang menarik dan kreatif, b) Untuk pemecahan masalah kesulitan siswa dalam pembelajaran Produktif. Secara garis besar prosedur pengembangan ini melalui lima tahapan utarna, yaitu: (1) menentukan mata pelajaran, (2) identifikasi, silabus mata pelajaran. (3) proses pengembangan prototipe, (4) pembuatan buku panduan penggunaan, dan (5) evaluasi produk. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah (1) angket (terbuka dan campuran) (2) observasi (dengan pendekatan partisipatif), dan (3) tes Angket di maksudkan untuk menggali informasi tentang efisiensi, keefektivan, kemudahan, dan kemenarikan media pembelajaran dalam prediksi profesional para ahli. Analisis dilakukan dengan statistik prosentase dan uji T. Hasilnya menunjukkan bahwa prototipe produk media pembelajaran, menurut ahli (isi, media dan desain bahan pembelajaran) menilai semua aspek yang dinilai dinyatakan rata-rata sudah baik, dan menurut para siswa menyatakan media pembalajaran mempunyai kemenarikan 90%, kemudahan 92%, efisiensi 88% dan keefektivan 90%. Setelah dilaksanakan tes dua kali yaitu pratest dan post test, selanjutnya dilakukan analisis dengan uji T. Berdasarkan uji t yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa skor nilai test yang diperoleh siswa pada post test, berbeda secara signifikan (lebih besar) dengan skor nilai test yang diperoleh pada sAaat pratest. Kata Kunci: pengembangan media pembelajaran, Software Autoplay,Strategi Disain Tiga Ruang