Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI MEDIA SIMULASI ANIMASI KOMPUTER DAN FILM PENDEK DITINJAU DARI KEMAMPUAN PENALARAN ANALITIS DAN GAYA BELAJAR SISWA Anggit Grahito Wicaksono; Sarwanto Sarwanto; Suparmi Suparmi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 01 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v2i01.9768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan interaksi antara penggunaan pendekatan kontekstual melalui media simulasi animasi komputer dan film pendek, kemampuan penalaran analitis, dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dan dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 4 Sragen pada kelas XI TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) Tahun Ajaran 2012/ 2013 terdiri dari 3 kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Sampel sebanyak 2 kelas, kelas XI TKJ 1 sebagai kelas eksperimen I mendapatkan perlakuan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual melalui media simulasi animasi komputer dan kelas XI TKJ 2 sebagai kelas eksperimen II mendapatkan perlakuan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual melalui media film pendek. Data diperoleh melalui teknik tes untuk prestasi kognitif, kemampuan penalaran analitis, angket gaya belajar, dan lembar observasi untuk prestasi afektif. Teknik analisis data menggunakan ANAVA tiga jalan dengan General Linier Model (GLM) melalui program SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan: (1) ada pengaruh penggunaan pendekatan kontekstual melalui media simulasi animasi komputer dan film pendek terhadap prestasi belajar siswa; (2) ada pengaruh kemampuan penalaran analitis terhadap prestasi belajar siswa; (3) ada pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa; (4) ada interaksi antara penggunaan pendekatan kontekstual melalui media simulasi animasi komputer dan film pendek dengan kemampuan penalaran analitis siswa terhadap prestasi belajar siswa; (5) tidak ada interaksi antara penggunaan pendekatan kontekstual melalui media simulasi animasi komputer dan film pendek dengan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa; (6) ada interaksi antara kemampuan penalaran analitis dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa; (7) tidak ada interaksi antara penggunaan pendekatan kontekstual melalui media simulasi animasi komputer dan film pendek, kemampuan penalaran analitis dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa. Kata Kunci : Pendekatan kontekstual, simulasi animasi komputer, film pendek, kemampuan penalaran analitis, gaya belajar
PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN PBL MENGGUNAKAN PROBLEM SOLVING DAN PROBLEM POSING DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Nunung Nurlaila; Suparmi Suparmi; Widha Sunarno
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 02 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v2i02.9758

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran problem solving dan problem posing, kreativitas, keterampilan berpikir kritis, dan interaksinya terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2x2x2. Populasi penelitian adalah seluruh  siswa kelas  XI IPA SMA Negeri 6 Madiun tahun pelajaran 2012-2013. Sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling terdiri dari 2 kelas XI IPA 2 dan XI IPA3. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk prestasi belajar kognitif, angket untuk mengukur kreativitas, keterampilan berpikir kritis, prestasi belajar afektif dan prestasi belajar psikomotor. Data dianalisis menggunakan anava tiga jalan dengan SPSS 18. Dari analisis data disimpulkan bahwa: (1) pembelajaran PBL menggunakan problem solving dan problem posing berpengaruh terhadap prestasi belajar kognitif dan psikomotorik, tetapi tidak mempengaruhi pada aspek afektif, (2) kreativitas berpengaruh terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik, (3) keterampilan berpikir kritis berpengaruh terhadap prestasi kognitif, afektif, dan psikomotorik, (4) ada interaksi antara pembelajaran PBL problem solving dan PBL problem posing dengan kreativitas terhadap prestasi belajar siswa pada aspek afektif, tetapi tidak ada interaksi pada aspek kognitif dan psikomotorik, (5) ada interaksi antara pembelajaran  PBL problem solving dan PBL problem posing dengan keterampilan berpikir kritis terhadap prestasi belajar siswa pada aspek kognitif, tetapi tidak ada interaksi pada aspek afektif dan psikomotorik, (6) ada interaksi antara kreativitas dan keterampilan berpikir kritis terhadap prestasi belajar siswa pada aspek kognitif  dan afektif, tetapi tidak ada interaksi pada aspek psikomotorik, (7) ada interaksi antara antara pembelajaran PBL problem solving dan PBL problem posing, kreativitas, keterampilan berpikir kritis terhadap prestasi belajar  pada aspek psikomotorik, tetapi tidak ada interaksi pada aspek kognitif dan afektif. Kata Kunci: PBL Problem Solving, PBL Problem Posing, Kreativitas, Keterampilan Berpikir Kritis, Listrik Dinamik. 
PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN TEAMS GAMES TOURNAMENT MELALUI TEKA TEKI SILANG DANKARTU DITINJAU DARI KEMAMPUAN VERBAL DAN GAYA BELAJAR SISWA Wahdah Rochmawati; Widha Sunarno; Suparmi Suparmi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 01 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v2i01.9774

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran menggunakan  TGT melalui teka teki silang dan kartu, kemampuan verbal dan gaya belajar  terhadap prestasi belajar fisika dan interaksinya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasinya terdiri dari siswa kelas XII SMAN Batik 1 Surakarta tahun pelajaran 2011/2012. Sampel yang diambil adalah 2 kelas yaitu Kelas XII IPA 1 dan XII IPA 2 dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data kemampuan verbal dan prestasi kognitif digunakan metode tes. Untuk data gaya belajar dan prestasi afektif digunakan metode angket. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi tiga jalan desain faktorial 2x2x2 dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) terdapat pengaruh pembelajaran menggunakan TGT melalui teka teki silang  dan kartu terhadap prestasi kognitif  namun tidak terdapat pengaruh pembelajaran menggunakan TGT melalui teka teki silang dan kartu terhadap  prestasi afektif ; 2) terdapat pengaruh kemampuan verbal tinggi dan rendah terhadap prestasi kognitif maupun afektif; 3) tidak terdapat pengaruh gaya belajar kinestetik dan visual terhadap prestasi kognitif maupun afektif; 4) tidak terdapat interaksi pembelajaran menggunakan TGT melalui teka teki silang dan kartu dengan kemampuan verbal terhadap prestasi kognitif maupun afektif; 5) tidak terdapat interaksi pembelajaran menggunakan TGT melalui teka teki silang dan kartu dengan gaya belajar terhadap prestasi kognitif maupun afektif; 6) tidak terdapat interaksi kemampuan verbal dengan gaya belajar terhadap prestasi kognitif maupun afektif; 7) tidak terdapat interaksi pembelajaran menggunakan TGT melalui teka teki silang dan kartu, kemampuan verbal, gaya belajar siswa terhadap prestasi kognitif maupun afektif. Kata kunci :  teams games tournament,  teka teki silang,  kartu, kemampuan verbal, gaya belajar