This Author published in this journals
All Journal Al-Fath
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ayat Raḍā’ah dalam Perspektif Alquran dan Kesehatan Ridha Rifani
Al-Fath Vol 12 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Department of Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alfath.v12i1.3179

Abstract

wanita setelah mengalami proses melahirkan. Selain itu ASI merupakan asupan gizi paling baik bagi para bayi hingga Allah Swt mewajibkan kepada para ibu untuk menyusui bayi yang dilahirkannya. Allah Swt memerintahkan untuk menyusui setiap anak yang baru dilahirkan agar tumbuh dan berkembang dengan baik selama duatahun berdasarkanQS.Al-Baqarah/2:233, QS.An-Nisa/4:23, QS.Aț-Țalaq/ 28:6, QS.Qașaș/28:7. Bagaimana pun hubungan suami istri tetap saja anak menjadi prioritas dalam menjaganya denganbaik. Anak menjadi tanggungjawab seorang bapak apabila istri dari bapak tersebut sudah ditalak. Apabila bayi masih dalam penyusuan maka kewajiban ayah untuk memberikan upah kepada istrinya atau wanita yang menyusui bayi tersebut. Wanita yang menyusui bayi padahal ia bukan ibu kandungannya akan menyebabkan keharaman dalam menikah sebagaimana keharaman nasab. Ahli kesehatan menemukan bahwa ASI akan mempengaruhi perkembangan bayi baik dari fisik maupun psikis. Keutamaan ASI dalam menyusui sangat penting karena kandungan ASI yang sangat luar biasa dapat menyesuaikan keadaan bayi yang dibutuhkan oleh tubuh bayi.