This Author published in this journals
All Journal Al-Fath
Euis Sri Wahyuni
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Toleransi Beragama dalam Alquran Euis Sri Wahyuni
Al-Fath Vol 11 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Department of Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alfath.v11i1.884

Abstract

Toleransi Beragama: Menghargai paham yang berbeda dari paham yang dianutnya sendiri, yang mengarah kepada sikap terbuka dan mau mengakui adanya berbagai macam perbedaan, baik dari segi suku bangsa, warna kulit, bahasa, adat-istiadat, budaya, serta agama. Ini semua merupakan Sunnatullah yang sudah menjadi ketetapan-Nya. Pandangan Alqurān mengenai Toleransi Beragama yaitu sangatlah rasional dan praktis serta tidak berbelit-belit. Namun, dalam hubungannya dengan keyakinan (aqidah) dan ibadah, umat Islam tidak mengenal kata kompromi. Dalam menafsirkan ayat-ayat tentang toleransi beragama, Ibnu Kathῑr dan al-Marāgī menafsirkan secara luas, dalam tafsirannya Ibnu Kathῑr selalu mencantumkan hadith juga pendapat para sahabat dan tabi'in untuk memperkuat penafsirannya. Ia juga menafsirkan Alqurān dengan Alqurān, kemudian hadiṡ, pendapat sahabat dan tabi'in. Sedangkan al-Marāgī dalam tafsirannya beliau selalu menuliskan ayat terlebih dahulu di awal pembahasan lalu diikuti dengan mengemukakan arti kosa kata dan dilanjutkan dengan mengemukakan asbabun nuzul jika ada. Titik persamaan tafsīr Ibnu Kathῑr dan al- Marāgī yaitu, tidak adanya paksaan untuk memasuki agama Islam, jangan saling mencemooh sesama umat muslim atau pun yang beragama selain Islam. Perbedaan tafsīr Ibnu Kathῑr dan al-Marāgī yaitu, terletak dari segi bahasa penulisan Ibnu Kathῑr dan al-Marāgi itu sendiri.