Wan Syurya T
Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Formulasi Nanoemulsi Ekstrak Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb) Dengan Metode Inversi Suhu Nina Jusnita; Wan Syurya T; Maria Sergianika Pepertua Diaz
Jurnal Farmasi Higea Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.898 KB) | DOI: 10.52689/higea.v11i2.229

Abstract

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) adalah tumbuhan obat keluarga Zingiberacea yang banyak digunakan sebagai bahan baku obat tradisional di Indonesia. Kelebihan dari pengobatan dengan menggunakan bahan alam adalah efek samping yang terjadi relatif kecil dibandingkan obat dengan bahan kimia. Tumbuhan temulawak secara empiris banyak digunakan sebagai obat tunggal maupun campuran.  Komponen aktif yang berkhasiat sebagai obat adalah kurkuminoid. Kurkuminoid terdiri dari kurkumin, demetoksikurkumin dan bisdemetoksikurkumin. Komponen aktif yang bertanggung jawab sebagai antioksidan adalah kurkumin. Kurkumin memiliki bioavailbilitas rendah pada pemberian vaskular maupun oral. Untuk mengatasi kekurangan kurkumin dikembangkan teknologi formulasi untuk membuat temulawak menjadi sediaan nanoemulsi. Nanoemulsi ekstrak temulawak ini dengan metode inversi suhu pada suhu 10oC dan suhu kamar. Konsentrasi temulawak 30% dan Tween 80 3% sebagai surfaktan. Hasil penelitian ini didapatkan IC50 pada nanoemulsi suhu 10oC 25,299%, dan nanoemulsi suhu kamar 25,409%. Ukuran partikel pada suhu kamar lebih kecil yaitu 17,8 nm. Nanoemulsi suhu 10oC dan nanoemulsi suhu kamar stabil pada suhu penyimpanan 40oC.