Mahful Hudha Setiawan
Sekolah Tinggi Sandi Negara, Bidang Minat Manajemen Persandian

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Secure Electronic Health Record System dengan Menerapkan Skema Secret Splitting Setiawan, Mahful Hudha; Sukarno, Aji Setiyo
Proceedings of KNASTIK 2010
Publisher : Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekam medis merupakan file penting dalam  bidang kesehatan karena di dalam rekam medis terdapat informasi – informasi mengenai riwayat sakit seorang pasien. Saat ini pencatatan rekam medis dilakukan pada media kertas lalu disimpan pada bagian arsip di sebuah rumah sakit atau klinik. Metode pencatatan dan penyimpanan rekam medis dengan media kertas memiliki beberapa permasalahan yaitu diantaranya tidak dapat menjamin keutuhan data, kerahasiaan data, otentikasi, anti penyangkalan dan kemudahan proses transfer data serta membutuhkan sumber daya ruang penyimpanan yang besar . Dengan mengubah metode pencatatan konvensional ( kertas ) menjadi metode pencatatan elektronik serta dengan menerapkan aplikasi kriptografi diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang ada. Pada paper ini penulis akan membahas bagaimana proses pencatatan rekam medis elektronik yang terjamin kerahasian serta keamanan datanya dan skema komunikasi pertukaran data yang mudah serta aman antar rumah sakit,dengan mengimplementasikan algoritma secret splitting pada smartcard.
PERANCANGAN SECURE ELECTRONIC DRIVING LICENSE SYSTEM BERBASIS FUZZY FINGERPRINT VAULT Ferina, Frizka; Setiawan, Mahful Hudha
Proceedings of KNASTIK 2010
Publisher : Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada paper ini akan dibahas mengenai rancangan sistem Surat Ijin Mengemudi (SIM) elektronik yang terjamin keutuhan datanya. Untuk menjamin kerahasian dan otentikasi data di dalam SIM elektronik, maka diperlukan teknik otentikasi yang merupakan salah satu layanan kriptografi. Teknik otentikasi digunakan untuk menyakinkan bahwa orang yang memegang SIM elektronik tersebut merupakan orang yang sebenarnya.  Pada rancangan ini, digunakan skema fuzzy fingerprint vault yang diajukan oleh Hanna Choi dkk[1]. Fingerprint dipilih sebagai dasar dalam otentikasi karena memiliki keseimbangan yang sangat baik dari semua faktor biometrik yang diperlukan[2]. Biometrik fingerprint yang diterapkan pada SIM elektronik ini tidak menggunakan teknik kriptografi yang standar. Fuzzy vault merupakan salah satu alternatif pilihan yang mendukung teknik kriptografi yang lebih baik. Dengan fuzzy fingerprint vault, hasil enrollment (perekaman fingerprint image) pemilik SIM merupakan secret yang akan di-share ke dua tempat, yaitu smart card (SIM elektronik) dan server.  Secret sharing tersebut akan mencegah seseorang untuk melakukan kecurangan oleh salah satu pihak. Selain itu, SIM elektronik akan dilengkapi dengan algoritma kriptografi RC4 untuk menambah keamanan data elektronik pemilik SIM.Rancangan sistem SIM elektronik yang dibuat memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan sistem SIM konvensional sehingga sangat mendukung penerapan dan pengembangan e-government di Indonesia. Adapun beberapa kelebihan sistem SIM elektronik ini di antaranya yaitu sistem ini dapat terintegrasi dengan sistem pelayanan publik pada bidang transportasi darat secara elektronik, dapat mengurangi praktik kecurangan tindakan hukum pada pelanggaran lalulintas, mengurangi praktek percaloan pada proses penerbitan atau perpanjangan SIM, mendukung program SIN ( Single Identity Number ) dan mempermudah mekanisme sidang tilang SIM.