Muliati Muliati
Program Studi D III Fisioterapi, Fakultas Kesehatan, Universitas Efarina

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Upper Limb Extremities Mahasiswa Pada Proses Belajar Mengajar Di Fakultas Kesehatan Universitas Efarina Tahun 2017 Muliati Muliati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik7ibu07

Abstract

Keluhan muskuloskeletal dapat terjadi ketika otot atau rangka menerima beban dengan postur statis atau pekerjaan yang dilakukan secara berulang dan pekerjaan tersebut dilakukan dalam jangka waktu yang lama serta melebihi kemampuan yang dimiliki oleh individu tersebut. Pekerjaan yang dilakukan oleh mahasiswa ketika proses belajar mengajar di kelas cenderung dengan postur statis, sehingga mungkin untuk terjadi keluhan muskuloskeletal pada mahasiswa. Penelitian yang menggunakan desain cross sectional ini dilakukan di Universitas Efarina. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa dan sampelnya adalah mahasiswa semester reguler yang masih aktif kuliah sebanyak 104 orang. Pengambilan data pada penelitian ini yaitu dengan data primer dan data sekunder yang kemudian diolah untuk dianalisis. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa sebagian besar responden merasakan keluhan muskuloskeletal (72,9%), keluhan terbanyak dirasakan oleh responden adalah pada bagian pantat dan punggung (56,07%,), pinggang (51,40%) dan keluhan pada leher (50,48%). Faktor yang berhubungan berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu tingkat risiko ergonomi, antropometri no 14 dan kesegaran jasmani. Masukan yang diberikan oleh peneliti yaitu dengan menggunakan kursi yang lebih rendah sesuai dengan antropometri mahasiswa, merubah sudut sandaran kursi menjadi 100º-110º, menggunakan kursi yang menopang seluruh bagian punggung, merubah sudut kemiringan alas menjadi 3º-5º dan menggunakan alas dan sandaran kursi yang dilapisi oleh lapisan lunak. Masukan untuk mahasiswa yaitu agar rutin olahraga dan mengganti posisi duduk berkala sebelum keluhan dirasakan. Kata kunci: musculoskeletal, upper limb extremities
Hubungan Posisi Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Penenun Di Rumah Bonang Jalan Asahan Pematangsiantar Muliati Muliati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn12

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada penenun di Kota Pematangsiantar untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Musculoskeletal Disorders (MSDs) umumnya terjadi karena faktor pekerjaan dan faktor individu (postur tubuh, lama kerja, beban kerja, frekuensi, umur, masa kerja). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, sampel penelitian ini berjumlah 30 orang. Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja diukur dengan menggunakan Nordic Body Map (NBM) dan dikategorikan menjadi tingkat keluhan tidak sakit dan sakit. Penelitian ini menggunakan uji chi square untuk melihat hubungan antara variabel independen dan dependen dan menggunakan uji regresi logistik berganda untuk mengetahui variabel mana yang paling signifikan berhubungan variabel dependen dengan metode Backward Stepwise. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja tenun ulos mengalami keluhan sakit terbanyak pada bagian pinggang sebanyak 26 orang (86,7%), tingkat keluhan pada bagian pinggang yang paling banyak dialami pada pekerja tenun ulos yaitu kategori sakit sebanyak 25 orang (83,3%) dan kategori tidak sakit 5 orang (16,7%). Dari hasil uji statistik menunjukkan bahwa faktor umur pekerja (p value=0,919), masa kerja (p value=0,020), beban kerja (p value=0,431), postur tubuh (p value=0,019), frekuensi (p value=0,873), lama kerja (p value=0,314), yang memiliki hubungan terhadap keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah masa kerja p value=0,020 (p