This Author published in this journals
All Journal MAGISTRA
Dr. D.B. Putut M.Hum Setiyadi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMAHAMAN KEMBALI LOCAL WISDOM ETNIK JAWA DALAM TEMBANG MACAPAT DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN BUDI PEKERTI BANGSA Setiyadi, M.Hum, Dr. D.B. Putut
MAGISTRA Vol 24, No 79 (2012): Magistra Edisi Maret
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.153 KB)

Abstract

Kearifan lokal  (local wisdom) etnik Jawa yang berupa ajaran budi pekerti luhur antara lain  terdapatdalam tembang macapat. Kearifan lokal tersebut berkembang di kalangan masyarakat melalui tradisi lisanyang berupa kebiasaan melantunkan tembang macapat baik secara perorangan maupun kolektif. Salah satupakar tembang mengatakan bahwa  tembang bisa dipakai sebagai  sarana membangun kehalusan budi dancita rasa keindahan. Karena itu, jika di dalam larik-larik tembang itu disisipkan ajaran-ajaran budi pekertiyang luhur, maka dengan mudah dapat diingat-ingat dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Keindahantembang ketika dilantunkan juga bisa menyebabkan orang-orang terpesona. Dengan melantunkan tembangotomatis masyarakat juga menjadi hafal akan ajaran-ajaran yang terselip di dalamnya.  Kearifan lokal etnikJawa  tersebut  antara  lain  terdapat  dalam    Tripama,  Wulangreh,  dan  Kalatidha  karya  Mangkunagara  IV,Pakubuwana IV, dan Ranggawarsita. Pesan penulis tembang  tersebut berupa piwulang (ajaran) budi pekertiluhur yang dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan,  negara (raja), danmanusia lainnya. Sebagai contoh, yaitu ajaran tentang sikap kapahlawanan, nasionalisme, berperilaku positifdan upaya menghindari perilaku negative, cara mengelola pemerintahan yang harus selalu eling ‘ingat’ danwaspada  agar tidak terseret arus  zaman edan. Pendidikan budi pekerti luhur melalui media tembang sepertitelah dilakukan oleh etnik Jawa tersebut  kiranya dapat dimanfaatkan dalam pendidikan budi pekerti luhurbagi bangsa Indonesia.Kata kunci: tembang macapat, budi pekerti luhur, kearifan lokal etnik Jawa