Hadirnya media sosial Facebook, mengubah kebiasaan interaksi metalhead, yang awalnya bertemu langsung secara fisik beralih menjadi cara komunikasi visual. Komunikasi visual yang ditampilkan metalhead melalui Facebook beragam, mulai tulisan, foto, gambar atau poster, hingga video. Di Indonesia, metalhead juga menggunakan Facebook sebagai media komunikasi dengan sesama metelhaed dan masyarakat umum. Namun, dalam penggunaan Facebook metalhead Indonesia tidak menunjukan adanya tanda-tanda perlawanan. Sebaliknya, sebagian metalhead Indonesia justru memanfaatkan Facebook sebagai bentuk praktik keberagamaannya. Praktik kemusik-metalan yang identik dengan perlawanan tentu berbeda dengan praktik keberagamaan yang identik dengan hubungan baik antar-manusia. Praktik visual keberagamaan metalhead adalah perpaduan antara praktik kemusik-metalan dan praktik keberagamaan. Tulisan ini bermaksud memamparkan praktik kemusik-metalan dan keberagamaan sekaligus secara visual yang dilakukan metalhead Indonesia melalui Facebook. Metode campuran antara etnografi konvensional dan etnografi virtual digunakan mengobservasi objek penelitian untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan. Berdasarkan analisis didapatkan tiga fenomena yang biasa dilakukan metalhead seluruh dunia maupun di Indonesia, yaitu dari (1) bunyi musik metal, (2) sikap komunikasi verbal, gestur, dan mimik muka sehari-hari, (3) visual desain logo dan ilustrasi; sedangkan di Indonesia terdapat tambahan fenomena baru, yaitu (4) komunikasi visual keberagamaan di Facebook.