Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Bimbingan kelompok dalam pemahaman nilai empati untuk meningkatkan sikap prososial siswa Ridho Rismi; Neviyarni Suhaili; Marjohan Marjohan; Afdal Afdal; Ifdil Ifdil
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 8, No 1 (2022): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202221496

Abstract

Sebagai makhluk sosial, siswa perlu untuk saling membantu dengan orang lain, salah satunya ia harus mampu menampilkan sikap prososial, agar terciptanya iklim yang baik dalam pergaulan dengan teman sebayanya. Sebagai upaya dalam peningkatan sikap prososial siswa, dalam penelitian kali ini akan digunakan salah satu layanan bimbingan dan konseling yaitu layanan bimbingan kelompok. Penelitian ini bertujuan menghasilkan model bimbingan kelompok yang efektif untuk mengembangkan sikap prososial siswa. Metodologi penelitian menggunakan desain eksperimen kuasi two-group pretest-posttest terhadap siswa SMA dengan mengambil populasi penelitian yaitu seluruh siswa dalam satu sekolah yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen prososial. Teknik analisis data menggunakan uji statistik Independent Sample T-Test dengan analisis data prososial siswa sebelum dan setelah mengikuti model bimbingan kelompok
Bimbingan kelompok untuk mengembangkan pemahaman nilai budaya siswa Ridho Rismi; Muri Yusuf; Firman Firman
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 3 No. 1 (2022): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/08jces149300

Abstract

Nilai budaya merupakan nilai yang ada dan berkembang di dalam masyarakat. Karena nilai budaya adalah tingkat pertama kebudayaan ideal atau adat. Nilai budaya merupakan lapisan yang paling tidak terwujud dan ruangnya luas. Sebagai upaya dalam mengembangkan nilai budaya, dalam penelitian kali ini akan digunakan salah satu layanan bimbingan dan konseling yaitu layanan bimbingan kelompok. Penelitian ini bertujuan menghasilkan model bimbingan kelompok yang efektif untuk mengembangkan pemahaman nilai budaya siswa. Metodologi penelitian menggunakan desain eksperimen kuasi two-group pretest-posttest terhadap siswa dengan mengambil populasi penelitian yaitu seluruh siswa dalam satu sekolah yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen empati. Teknik analisis data menggunakan uji statistik Independent Sample T-Test dengan analisis data nilai budaya siswa sebelum dan setelah bimbingan kelompok model.
Penilaian dalam bimbingan dan konseling Ridho Rismi; Neviyarni Neviyarni; Riska Ahmad
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 7 No. 3 (2022): SCHOULID : Indonesian Journal for School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/082012011

Abstract

Penilaian merupakan langkah penting dalam bimbingan dan konseling. Tanpa penilaian tidak mungkin dapat mengetahui dan mengidentifikasi keberhasilan pelaksanaan bimbingan dan konseling yang telah direncanakan. Penilaian dalam bimbingan dan konseling merupakan usaha untuk menilai sejauh mana pelaksanaan bimbingan dan konseling untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dengan kata lain bahwa keberhasilan bimbingan dan konseling dalam pencapaian tujuan merupakan suatu kondisi yang hendak dilihat lewat kegiatan penilaian.
Peranan konselor dalam bimbingan dan konseling keluarga Ridho Rismi; Mudjiran Mudjiran; Herman Nirwana; Yeni Karneli
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 7 No. 2 (2022): SCHOULID : Indonesian Journal for School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/082013011

Abstract

Penanganan terhadap keluarga sebagai suatu sistem bertujuan untuk membantu anggota keluarga untuk pengembangan potensinya agar menjadi manusia yang berguna bagi keluarga dan bangsanya. Disamping itu membantu anggota keluarga yang mengalami gangguan emosi melalui sistem keluarga. Yaitu setiap anggota keluarga memberikan kontribusi positif dan pemahaman yang mendalam akan hakekat gangguan tersebut. Dengan kata lain keluarga adalah yang berjasa untuk membantu perkembangan anggotanya dan menyembuhkan anggota yang terganggu.