Mei Fitria Kurniati
Program Studi S1 Keperawatan, STIKes Insan Cendekia Husada Bojonegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SELF CARE AGENCY BERDASARKAN DOROTHEA OREM PADA TAHAP PERKEMBANGAN BEGINNING FAMILY DAN CHILD BEARING FAMILY Mei Fitria Kurniati; Yusuf Efendi
Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jikk.v3i2.792

Abstract

Keluarga sebagai sistem terdapat saling berhubungan dan ketergantungan antar-subsistem sehingga antar keluarga ada komunikasi dan hubungan yang tak terpisahkan termasuk dalam mengenal masalah kesehatan dan memutuskan tindakan yang tepat bagi keluarga. Tujuan penelitian ini menganalisis perbedaan self care agency pada tahap perkembangan beginning family dan child bearing family. Desain penelitian menggunakan metode Cross Sectional. Metode sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Sampel sejumlah 73 keluarga yaitu 24 beginning family dan 49 child bearing family. Variabel independen yaitu beginning family dan child bearing family dan variabel dependen yaitu self care agency. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan self care agency pada beginning family sebagian besar cukup sejumlah 12 responden (50%). sedangkan pada child bearing family sebagian besar baik yaitu 15 responden (30.6%). Uji Mann Whitney menunjukkan nilai sig.  = 0,000 berarti < 0,05 sehingga  diterima sehingga ada Perbedaan self-care agency berdasarkan teori Dorothea Orem pada tahap perkembangan beginning family dan  child bearing  family. Keluarga memiliki budaya unik  yang diaktualisasikan dalam mengatasi permasalahan kesehatan dan perawat membantu meningkatkan self care agency klien/keluarga dengan mendukung dan  melindungi keluarga.
Tingkat Religiusitas dan Dukungan Keluarga sebagai Faktor dalam Meningkatkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 pada Masyarakat Desa Mei Fitria Kurniati; Ferawati Ferawati
Jurnal Keperawatan Vol 14 No S1 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.856 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14iS1.75

Abstract

Masalah yang dihadapi pemerintah dalam menangani covid 19 adalah ketidakpatuhan masyarakat melakukan protokol Kesehatan. Hal ini mungkin terjadi karena kurangnya religiusitas seseorang. Untuk memotivasi seseorang dalam menerapkan protokol kesehatan maka diperlukan dukungan dari keluarganya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat religiusitas dan dukungan keluarga sebagai faktor dalam meningkatkan penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 pada masyarakat desa Brabowan. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Variabel Independen yaitu tingkat religiusitas dan dukungan keluarga dan variabel dependen yaitu penerapan protocol kesehatan pencegahan covid-19. Sampel yang digunakan 49 responden dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian uji spearman-rho menunjukkan dengan nilai P- value 0.000 lebih kecil dari level of significant α 0,05 ( 0,000 < 0,05 ) berarrti ada hubungan tingkat religiusitas dengan penerapan protokol kesehatan covid-19. Selanjutnya hasil dukungan keluarga yaitu nilai 0.001 lebih kecil dari level of significant α 0,05 ( 0,001 < 0,05 ) berarti ada hubungan dukungan keluarga dengan penerapan Protokol Kesehatan covid-19. Munculnya covid-19 mendorong tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Oleh karenanya pada masyarakat dibutuhkan kesadaran dan pemahaman yang baik akan pentingnya perilaku dalam melaksanakan protokol pencegahan di masyarakat. Kepatuhan dalam menjalankan protokol akan memutus rantai penularan kasus covid-19.