Dora Devega
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pola Asuh Orang Tua terhadap Toilet Training Anak Usia 4 Tahun Dora Devega
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1056.193 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.1213

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anak yang belum mampu  melakukan toilet training secara mandiri untuk buang air besar dan buang air kecil disebabkan anak merasa tidak nyaman dengan tempat toilet,  anak merasa takut dan jijik dengan tempat toilet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis pola asuh orang tua terhadap toilet training anak usia 4 Tahun.Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus (kasus tunggal). Informan penelitian ini adalah Ibu dan Ayah anak usia 4 tahun, dalam kesehariannya anak di asuh oleh kedua orang tua saja. Penelitian ini mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik triangulasai data. Analisis pola asuh orang tua terhadap toilet training anak usia 4 tahun dapat diamati dalam semua kegiatan yang dilakukan dalam keseharian orang tua bersama anak, tentang bagaimana orang tua dalam mengajarkan toilet training saat anak hendak buang air besar (BAB) atau buang air kecil (BAK). Data yang diperoleh dideksripsikan sesuai dengan relita serta apa adanya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan orang tua dalam melatih toilet training anak usia 4 tahun, cenderung kepada pola asuh demokratis. Pola asuh demokratis membuat anak mulai mampu menggunakan toilet sebagai tempat pembuangan air besar dan air kecil (BAK) dengan baik. Orang tua menerapkan pola asuh demokratis kepada anak, hal ini ditandai dengan orang tua yang memberikan kebebasan dalam mengemukakan pendapat dan berbuat bertindak, namuan orang tua tetap mengontrol semua aktivitas yang dilakukan anak. Orang tua memberikan pengarahan dan bimbingan saat melatih toilet training kepada anak, orang tua bersikap hangat namun tetap berusaha membiasakan saat memberikan latihan pengembangan kemampuan toilet training kepada anak. Saran peneliti kepada calon guru, masyarakat terkhusus orang tua agar dapat mengajarkan latihan toilet training kepada anak, supaya anak terlatih menggunakan toilet untuk buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK).