putri diana nofita sari
Universitas negeri padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) Terhadap Perkembangan Kreativitas Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak Pertiwi Tarusan putri diana nofita sari
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.838 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v3i2.980

Abstract

Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui pelaksanaan belajar dari rumah (BDR) terhadap perkembangan kreativitas anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Perwiti Tarusan, kesiapan Guru dalam Pelaksanaan Belajar dari rumah (BDR) terhadap perkembangan Kreativitas anak usia dini  di Taman Kanak-Kanak Pertiwi Tarusan, dan evaluasi penilaian Belajar dari rumah (BDR) terhadap perkembangan kreativitas anak  usia dini  di Taman Kanak-Kanak Pertiwi Tarusan. Penelitian ini memakai metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data memakai wawancara, observasi, serta dokumentasi guna mendapatkan hasil yang akurat. Analisis data diadakan yaitu dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta pengambilan. Teknik keabsahan data memakai teknik triangulasi. Berdasarkan hasil dari penelitian yang diadakan di Taman Kanak-Kanak Pertiwi Tarusan berjalan kurang efektif karena anak tidak merasakan suasana belajar seperti di sekolah sehingga menyebabkan anak susah untuk diajak belajar di rumah dan anak cepat merasa bosan belajar di rumah. Pada kegiatan pengembangkan kreativitas anak yang dilaksanakan oleh guru bisa terlihat kemampuan anak dalam melakukan kegiatan seperti menggambar, melipat, menempel, kegiatan kolase dan lainnya. Kendala yang dihadapi guru selama pembelajaran jarak jauh di masa pandemic ini yaitu kurangnya pengalaman guru mengenai pembelajaran jarak jauh sehingga menggunakan metode pembelajaran yang kurang menarik minat anak dalam belajar, kurang memiliki kesiapan dalam memberikan pembelajaran melalui daring terlihat dari tidak adanya pembaharuan rancangan pembelajaran harian, serta guru kesulitan dalam memberikan penilaian kepada anak karena guru hanya menerima hasil akhir tugas bukan dari proses anak mengerjakan tugas.