This Author published in this journals
All Journal Jurnal Perikanan
Fuji Zakiyah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KOMBINASI HASIL FERMENTASI AMPAS TAHU DAN DEDAK TERHADAP PERTUMBUHAN POPULASI Daphnia sp. Fuji Zakiyah; Nanda Diniarti; Bagus Dwi Hari Setyono
Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v9i1.138

Abstract

Daphnia magna adalah hewan Crustacea yang sering disebut dengan kutu air berukuran kecil yang hidup di perairan tawar dan merupakan salah satu pakan alami untuk larva ikan air yaitu mudah dicerna, ukurannya sesuai dengan bukaan mulut, memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, memiliki kandungan asam amino esensial yang tinggi dan dapat dibudidayakan secara massal. Bahan organik ampas tahu dan dedak yang difermentasi dengan bakteri probiotik diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan dan pertumbuhan Daphnia magna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi hasil fermentasi ampas tahu dan dedak terhadap populasi dan menentukan kombinasi pakan terbaik dengan hasil fermentasi ampas tahu dan dedak yang menghasilkan pertumbuhan Daphnia magna yang tinggi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga memperoleh 12 unit percobaan. Perlakuan A : kontrol (pemberian pakan komersil), perlakuan B (pemberian 0,15 g/l ampas tahu dan 0,3 gl dedak), perlakuan C (pemberian 0,3 g/l ampas tahu), dan perlakuan D (pemberian 0,6 g/l dedak). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian bahan organik ampas tahu dan dedak melalui proses fermentasi probiotik berpengaruh terhadap kepadatan populasi, laju pertumbuhan populasi, dan produksi biomassa Daphnia magna. Perlakuan B merupakan perlakuan paling baik yaitu dengan kepadatan populasi tertinggi sebesar 246,67 ind/l, laju pertumbuhan populasi sebesar 5,199 %/hari, dan produksi biomassa sebesar 340 mg/l.