Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN ALAT BANTU LATIHAN UNTUK PROSES REHABILITASI BAGI PASIEN PASCA STROKE Titiek Koesdijati; M. Nushron Ali M
WAHANA Vol 69 No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.366 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v69i2.1063

Abstract

Stroke is a disease that is still considered terrible at this time, the cause is none other than due to lifestyle and unhealthy diet. It is this condition that causes post-stroke patients can not freelyengage, therefore a therapeutic device design is needed so that patients can be cured of paralysisimmediately. The design process using QFD method so that the needs and designs are expected tobe in accordance with the wishes of the patient. Anthropometry is used to determine the size of thepatient's palm. The eco design method is used in the selection of materials to be used to support thecreation of green production. The results of anthropometric data measurement for the 5th percentileare at Ptm = 73.26mm, Dgmak = 20.85mm, Ttm = 16.98, while for the 95th percentile in the Ltm =92.32, Dgmin = 14.09, Lkt = 102.78 and Tgkt = 63.93. Test data reliability shows that theadjustability aspect has the highest value of 0.9156, then ranks both finishing aspects with the valueof 0.867 and the last is the material aspect with the value 0.7562. Based on the overall attributeused as instrumentation, which is a number of 13 attributes. The highest rating is on the easyattribute in the assembly.
PENDEKATAN METODE KANO – QFD UNTUK MENGUKUR PELAYANAN LABORATORIUM UJI Titiek Koesdijati; Tri Yusufi Rahmadhani
WAKTU Vol 16 No 1 (2018): -
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v16i1.1492

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan hal yang sangat penting dalam pelayanan publik, terutama di Laboratorium Uji Kualitas Lingkungan BLH Provinsi Jawa Timur yang pelanggannya berasal dari berbagai macam perusahaan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pelanggan terhadap pelayanan dan sumber daya manusia di laboratorium serta menentukan prioritas perbaikan untuk pengembangan laboratorium pada masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan metode Kano yang diintegrasikan ke dalam metode Quality Function Deployment (QFD) untuk menghasilkan prioritas perbaikan. Berdasarkan penelitian dan analisis data pada variabel pelayanan, terdapat empat bagian bernilai rata-rata 3,26 yang artinya pelanggan cukup puas dan enam bagian bernilai rata-rata 3,67 yang artinya pelanggan puas. Sedangkan pada variabel sumber daya manusia terdapat satu bagian bernilai rata-rata 3,41 yang artinya pelanggan cukup puas dan dua bagian bernilai rata-rata 3,64 yang artinya pelanggan puas, serta diikuti dengan delapan urutan prioritas perbaikan untuk pengembangan laboratorium pada masa yang akan datang.
MINIMALISASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU KEDELAI DENGAN METODE EOQ PADA PRODUKSI TAHU Titiek Koesdijati
WAKTU Vol 16 No 2 (2018): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v16i2.1673

Abstract

Persediaan bahan baku kedelai yang cukup dan terencana akan mengurangi biaya tak terduga dengan menghindari keterlambatan pengadaan dan pembelian bahan baku secara mendadak dan harga tinggi dari biasanya. Pengendalian persediaan bertujuan untuk menjaga jangan sampai perusahaan kehabisan persediaan yang menyebabkan proses produksi terhenti. Selain itu, biaya yang berkaitan dengan persediaan dapat ditekan. EOQ (Economic Order Quantity) dapat menghitung jumlah bahan yang dibeli pada setiap kali pembelian dengan biaya yang paling minimal, dan ternyata jauh lebih menguntungkan. Frekuensi pembelian bahan baku sebelumnya 156 kali per tahun, namun bila menggunakan metode EOQ hanya sebanyak 72 kali dengan setiap kali pemesanan sebesar 4803,119 kg dan titik pemesanan kembali sebesar 480 kg. Sedangkan selisih biaya persediaan sebelum dan sesudah menggunakan EOQ dapat dihemat sebesar Rp.2.932.258,91/tahun sehingga.metode EOQ dapat digunakan untuk melakukan pengadaan bahan baku kedelai agar tujuan perusahaan mendapatkan keuntungan dapat diperoleh dari meminimalkan biaya persediaan dan produksi.